Page 408 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 408

Bab 5 Kerja dan Energi




                                   Osilasi  pegas  arah  tiga  dimensi.  Jika  pegas  dapat  bergetar
                          dalam arah tiga dimensi maka gaya pegas secara umum memenuhi



                                         
                                   F    k                                                  (5.62)

                          dengan



                                    
                                     ˆ x i   ˆ y j   ˆ z k                                (5.63)



                          adalah vektor simpangan pegas diukur dari posisi setimbang. Kerja yang
                                                                                                
                                                                                                        
                          dilakukan  pegas  untuk  mengubah  vektor  simpangan  dari     ke  
                                                                                                 1
                                                                                                         2
                          adalah


                                          2   
                                               
                                         
                                              d
                                   W 12   F   r
                                         
                                          1 
                                         2 
                                              
                                          
                                    k    r                                               (5.64)
                                             d
                                        
                                         1 

                                                                       
                                          
                                                                           r d 
                          Mengingat  d      i ˆ dx   ˆ j dy  k ˆ dz   maka       xdx   ydy  zdy .  Dengan
                                         r
                          demikian,
                                            
                                            2 
                                   W 12   k  (xdx  ydy   zdz
                                                             )
                                            
                                            1 
                                                 2 x     2 y      2 z
                                             k  xdx   k   ydy  k  zdz

                                                 1 x     1 y      1 z

                                                 1   2   2 x  1   2   2 y  1   2   2 z
                                              k  2  x   1 x    k  2  y    1 y    k  2  z   1 z 
                                                            
                                                
                                                                       


                                                            394
   403   404   405   406   407   408   409   410   411   412   413