Page 810 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 810

Bab 10 Fluida



                               Untuk  mengalirkan  minyak  dari  satu  tempat  ke  tempat  lain  melaui
                       pipa-pipa  diperlukan  pompa  yang  cukup  kuat  sehingga  terjadi  perbedaan
                       tekanan  antara  dua  ujung  pipa.  Gerakan  jantung  menyebabkan  perbedaan
                       tekanan antara ujung pembuluh darah sehingga darah bisa mengalir. Pompa
                       yang  dipasang  pada  sumber  lumpur  lapindo  sering  gagal  bekerja  karena
                       viskositas  lumpur  yang  sangat  besar.  Berdasarkan  persamaan  (10.42)  debit
                       aliran  berbanding  terbalik  dengan  viskositas.  Viskositas  lumpur  yang  sangat
                       besar  menyebabkan  debit  aliran  yang  sangat  kecil  meskipun  perbedaan
                       tekanan yang dihasilkan pompa cukup besar.



                       Contoh 10.23

                               Oli  mesin  SAE  10  mengalir  melalui  pipa  kecil  dengan  diameter
                       penampang  1,8  mm.  Panjang  pipa  adalah  5,5  cm.  Berapakah  beda  tekanan
                       antara dua ujung pipa agar oli mengalir dengan debit 5,6 mL/menit?



                       Jawab

                       Jari-jari penampang pipa r = 1,8/2 = 0,9 mm = 9  10  m. Panjang pipa L = 5,5
                                                                                 -4
                       cm = 5,5  10  m. Debit aliran Q = 5,6 mL/menit = 5,6  10  m /60 s = 9,3 
                                                                                         -6
                                      -2
                                                                                              3

                       10   m /s.  Berdasarkan  Tabel  11.1,   =  200  P  =  200    10   Pa.s  =  0,2  Pa.s.
                                                                                         -3
                              3
                         -8
                       Dengan menggunakan persamaan Poiseuille diperoleh

                                      
                                     8 LQ
                                P 
                                       r   4

                                 8   2 , 0   5 , 5 (   10  2 )  3 , 9 (   10  8 )
                                                                 = 3973 Pa
                                          , 3 14  9 (  10  4 ) 4


                       10.28 Hukum Stokes

                               Hukum  Stokes  bisa  pula  digunakan  untuk  menentukan  koefisien
                       viskositas  fluida.  Benda  yang  bergerak  dalam  fluida  mendapat  gaya  gesekan
                       yang arahnya berlawanan dengan arah gerak benda (Gambar 10.60). Besarnya
                       gaya  gesekan  bergantung  pada  kecepatan  relatif  benda  terhadap  fluida  serta
                       bentuk  benda.  Untuk  benda  yang  berbentuk  bola,  besarnya  gaya  gesekan
                       memenuhi hokum Stokes



                               F   6  rv                                                    (10.43)




                                                             797
   805   806   807   808   809   810   811   812   813   814   815