Page 815 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 815

Bab 10 Fluida



                       gesekan  tergantung  pada  bentuk  permukaan  benda.  Mobil  balap  memiliki
                       koefisien  gesekan  kecil  dibandingkan  dengan  mobil  biasa.  Gambar  10.62
                       adalah ilustrasi koefisien gesekan pada berbagai jenis kendaraan.




































               Gambar 10.62 Koefisien gesekan udara pada berbagai jenis kendaraan



                               Parasut  yang  digunakan  penerjun  payung  dimaksudkan  untuk
                       menghasilkan gesekan udara sehingga kecepatan turun penerjun tidak terlalu
                       besar  yang  memungkinkan  pendaratan  dengan  selamat.  Saat  pesawat  ulang-
                       alik mendarat kembali di bumi, sering kali parasut dilepas dari bagian ekornya
                       untuk menghasilkan gesekan udara sehingga pesawat dapat berhenti dengan
                       segera.  Para  pembalap  sepeda  menggunakan  helm  khusus  yang  dapat
                       mengurangi  gesekan  udara  sehingga  pembalap  tidak  cepat  lelah  meskipun
                       memacu sepeda dengan kecepatan tinggi.

                               Gesakan udara juga berpengaruh pada stabilitas benda yang bergerak,
                       khususnya  jika  kecepatan  benda  sangat  tinggi.  Alat  transportasi  seperti
                       pesawat  terbang dan kereta  api  berkecapatan  tinggi harus  dirancang  khusus
                       sehingga  gesekan  udara  ditekan  sekecil  mungkin  dan  kestabilannya  terjaga
                       akibat adanya gaya yang dihasilkan oleh udara. Gambar 10.63 adalah bentuk
                       depan  salah  satu  kereta  api  supercepat  di  Jepang  “shinkansen”  yang
                       memungkinkan  kereta  api  tersebut  tetap  stabil  meskipun  bergerak  dengan
                       kecepatan di atas 300 km/jam.






                                                             802
   810   811   812   813   814   815   816   817   818   819   820