Page 897 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 897

Bab 11 Kalor



                       menyebabkan  pertambahan  luas.  Jadi  dapat  disimpulkan  bahwa  koefisien
                       permuaian luas dapat diperoleh dari nilai koefisien pemuaian panjang.

                              Misalkan  panjang  dan  lebar  benda  mula-mula  adalah  p  dan  l.  Luas
                       mula-mula  benda  adalah  A0.  Ketika  mengalami  perubahan  suhu  sebesar  T
                       maka  panjang  dan  lebar  menjadi  p  +  pT  dan  lebarnya  menjadi  l  +     lT.
                       Dengan demikian luas benda menjadi


                                                   l
                                        p
                              A  (p     T )(l   T )


                                             
                                       pl  2 pl T  2 pl T                                (11.24)
                                                              2


                              Karena  koefisien  muai  panjang  adalah  adalah  konstanta  yang  sangat
                       kecil  dibandingkan  dengan  satu,  maka  kudrat  dari  konstanta  muai  panjang
                       menjadi  jauh  lebih  kecil  lagi.  Sebagai  contoh,  jika  koefisien  muai  panjang
                       memiliki  orde  10   maka  kuadratnya  memiliki  orde  10     -10 .  Dengan  demikian
                                          -5
                       suku ketiga di ruas kanan persamaan (11.24) dapat diabaikan tehadap suku
                       pertama dan kedua. Kita akhirnya mendapatkan aproksimasi


                              A   pl      T
                                         pl
                                       2


                                       A  2 A  T                                           (11.25)
                                         0
                                                0


                       Dari persamaan (11.25) kita simpulkan bahwa pertambahan luas adalah A =
                       2A0T. Apabila hubungan ini dibandingkan dengan persamaan (11.19) maka
                       kita dapatkan hubungan berikut ini



                                 2                                                          (11.26)



                              Juga  kita  sudah  paham  bahwa  volum  adalah  perkalian  tiga  besaran
                       panjang (panjang, lebar, dan tinggi). Ketika benda mengalami kenaikan suhu
                       maka  tiga  besaran  panjang  tersebut  memuai  dan  pertambahan  panjang
                       mengikuti  persamaan  (11.21).  Hasil  dari  pertambahan  panjang  tiga  besaran
                       tersebut  menyebabkan  pertambahan  volum.  Jadi  dapat  disimpulkan  pula
                       bahwa  koefisien  permuaian  volum  dapat  diperoleh  dari  nilai  koefisien




                                                             884
   892   893   894   895   896   897   898   899   900   901   902