Page 910 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 910
Bab 11 Kalor
3 ( 61 10 6 ) , 0 255
, 0 000616
= 0,076 cm
Saklar Bimetal
Bimetal artinya dua buah logam yang ditempelkan. Logam yang ditempel
memiliki koefisien muai panjang yang berbeda. Untuk memahami prinsip kerja
bimetal, perhatikan Gambar 11.50. Misalkan logam A memiliki koefisien muai
panjang lebih besar daripada logam B. Ketika mengalami kenaikan suhu yang
sama maka logam A mengalami pertambahan panjang lebih besar daripada
logam B. Jika dua logam ditempelkan sangat kuat maka pertambahan panjang
yang berbeda menyebabkan paduan logam tersebut melengkung. Logam yang
memiliki koefisien muai panjang besar berada di sisi luar.
Logam A dan Logam B terpisah
Logam A
Logam B
Logam A dan Logam B ditempel kuat
Logam A
Logam B
Suhu T 0 Suhu T
>
Logam B
Logam A
Gambar 11.50 Prinsip kerja bimetal. Logam A dan B memiliki koefisien muai panjang berbeda. Jika logam terpisah
(tidak ditempel) kemudian dipanaskan maka logam A menjadi lebih panjang daripada logam B. Namun, jika dua
logam ditempel kuat lalu dipanaskan maka gabungan logam melengkung di mana logam A berada di sisi luar karena
lebih panjang.
897

