Page 180 - E_BOOK_FISIKA_SMA_KELAS_XII - Drajat
P. 180

Jawaban:
           Diketahui:
                       2 8 10×  − 4  2
           A  =   8 cm  =         m
           N  =   800 lilitan
            l    =   80 cm = 0,8 m
            M             4P ×   − 7
                                       -1
              0    =          10    WbA m -1
           Maka,














           a. Induktansi Silang
           Coba Anda perhatikan gambar di bawah ini, kumparan
           primer (P) dihubungkan dengan sumber tegagan (E) dan
           hambatan variabel (R), sedangkan kumparan sekunder (S)
           dihubungkan dengan sebuah galvanometer (G). Apabila
           pada kumparan primer dilakukan perubahan kuat arus
           dengan mengubah-ubah harga R, akan terjadi perubahan
           fluks magnetic pada kumparan primer. Perubahan pada
           kumparan primer ini akan menimbulkan perubaan fluks
           magnetic pada kumparan sekunder dan akan menimbulkan
           GGL induksi. Jadi, peristiwa ini disebut induktnasi silang
           atau induksi timbal-balik.







                                                                    Gambar 3.38
                                                                    Kumparan primer dihubung-
                                                                    kan dengan sumber tegangan
                                                                    dankumparan sekunder dengan
                                                                    galvanometer

               Besarnya GGL induksi yang timbul pada kumparan
           sekunder karena pengaruh perubahan fluks magnetik    ∅
           pada kumparan primer dalam waktu dt     adalah sebagai
           berikut



                                                                            Kemagnetan  173
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185