Page 253 - E_BOOK_FISIKA_SMA_KELAS_XII - Drajat
P. 253
A. Perkembangan Teori Atom
Istilah atom telah dikenal oleh bangsa Yunani sebelum
Kata Kunci Masehi. Ahli fisika Yunani bernama Leucippus pada
abad ke-5 SM dan Democritus (460-370 SM) telah me-
Atom
Bohr ngemukakan teori tentang atom. Mereka meng gambarkan
Elektron atom sebagai materi terkecil yang sedemikian kecilnya
sehingga tidak dibagi-bagi lagi.
1. Model Atom Dalton
Perkembangan selanjutnya yang dicatat sejarah ilmu
pengetahuan adalah konsep atom yang dikemukakan oelh
Joh Dalton (1766-1844). Dalton mengemukakan teorinya
sebagai berikut.
a. Atom merupakan zat yang tidak dapat dibagi-bagi.
b. Atom suatu unsur tidak dapat berubah menjadi un-
sur lain. Misalnya, atom aluminium tidak mungkin
berubah menjadi atom besi atau sebaliknya.
c. Dua atom atau lebih yang berasal dari unsur-unsur
yang berlainan, dapat bersenyawa membentuk
molekul. Misalnya atom hidrogen dan oksigen mem-
Gambar 6.1
bentuk molekul air (H O).
Model atom yang dikemukakan 2
oleh Thomson. d. Atom-atom yang bersenyawa dalam molekul memiliki
perbandingan tertentu dan jumlah keseluruhan yang
tetap. Jumlah massa sebelum reaksi dan sesudah
reaksi adalah sama.
e. Jika dua atom membentuk dua senyawa atau lebih
maka atom-atom yang sama dalam kedua senyawa
itu memiliki perbandingan yang sederhana.
2. Model Atom Thomson
Perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya me-
nunjukkan bahwa ternyata atom masih dapat dibagi lagi.
Dengan sendirinya fakta tersebut menggugurkan teori
atom Dalton karena tidak sesuai dengan fakta tersebut.
Penemuan elektron yang bermuatan lsitrik negatif oleh
J.J. Thomson dengan menggunakan tabung sinar katode
adalah salah satu fakta bahwa atom tersusun dari partikel-
partikel penyusun atom. Thomson pun berhasil menemukan
suatu partikel bermuatan positif dari percobaannya dengan
246 Fisika untuk SMA/MA kelas XII

