Page 264 - E_BOOK_FISIKA_SMA_KELAS_XII - Drajat
P. 264

l = 1 dinamakan subkulit p
           l = 2 dinamakan subkulit d
           l = 3 dinamakan subkulit f
           Bilangan kuantum orbital dikenal juga dengan nama bil-
           angan kuantum momentum sudut. Jika diketahui bilangan
           kuantum orbital l maka momentum sudut elektron dapat
           dicari dengan menggunakan persamaan





                             l = 0, 1, 2, …., n-1

            Contoh Soal 6.2

           Tentukanlah orbital yang terdapat di kulit L dan besarnya momentum
           sudut elektron pada orbital tersebut!

           Jawab:
           Diketahui: Untuk kulit L n = 2  l= 0, ..., (2–1) = 0, 1
           Tentukan sudutnya adalah
                                                                    Gambar 6.7
                                                                    (a)  orbital s merupakan sebuah
                                                                       bola;
                                                                    (b)  orbital p mempunyai bentuk
                                                                       seperti balon yang terpilin
                                                                       dua;
                                                                    (c)  orbital d mempunyai bentuk
                                                                       seperti empat balon yang
                                                                       terpilin.
           c.  Bilangan Kuantum Magnetik
           Nilai bilangan kuantum magnetik bergantung pada nilai
           bilangan kuantum  orbital (l) yaitu:



           Jadi, m  memiliki nilai dari  – l sampai l
                  l
           Sebagai contoh, untuk







           Pada penjelesan sebelumnya telah disebutkan bahwa bil-
           angan kuantum orbital l menyatakan besarnya momentum
           sudut elektron. Bilangan kuantum megnetik menunjukkan
           arah vektor momentum sudut.





                                                                             Fisika Atom  257
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269