Page 280 - E_BOOK_FISIKA_SMA_KELAS_XII - Drajat
P. 280

Physics in Action


           Teori Kuantum Niels Bohr



           Niels Bohr menerpakan teori kunatum
           terhadap model struktur atom Rutherford
           dengan mengasumsikan bahwa electron-
           elektron bergerak pada orbit stasioner tertentu
           akibat adanya momentum angular electron-
           elektron tersebut. Model ini memungkinkan
           para ilmuwan untuk menghitung tingkat
           energi yang mungkin untuk orbit-orbit ini
           dan menghasilkan sebauh postulat bahwa
           emisi cahaya terjadi ketika sebuah elektron
           berpindah ke orbit yang energinya lebih
           rendah.
           Kasus
           Untuk atom hydrogen pada orbit Bohr n = 4, jika
                                                                                -31
                             9
           diketahui k = 9 × 10  dalam SI, e = 1,6 × 10-19 C, massa electron m = 1,9 ×10  kg, dan r
                                                                                          1
           = 0,528   , tentukan:
           a. jari-jari orbit;
           b.  gaya elektron yang bekerja pada elektron;
           c.  gaya sentripetal pada elektron;
           d. kelajuan elektron.

           Solusi
           a.  Jari-jari orbit untuk n =4 adalah

                    2
                                2
                                                              -10
               r  = n r  atau r  = 4  × 0,528    = 8,45    = 8,45 × 10  m.
                n    1     4
           b.  Gaya elektrostatik pada elektron adalah


           c.  Gaya elektrostatik berfungsi sebagai gaya sentripetal sehingga
               F  = 3,23 × 10-10 N
                s











                                                                             Fisika Atom  273
   275   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285