Page 56 - E_BOOK_FISIKA_SMA_KELAS_XII - Drajat
P. 56
yang ditempuh adalah S A-S A yang disebut dengan beda
2 1
lintasan.
Jadi, beda lintasan cahaya dapat ditulis sebagai berikut.
−
Δ S = S A S A
2 1
Apabila jarak S A dan S A sangat besar dibandingkan jarak
1 2
S ke S (d = S S ) maka sinar S A dan S A dapat dianggap
1 2 1 2 1 2
sejajar dan selisih jaraknya Δ S = S B .
2
Coba Anda perhatikan segitiga S S B.
1 2
Q
S A S S sin = d sin Q
=
2 1 2
d adalah jarak antara kedua celah.
Perhatikan pula segitiga COA
p
sinQ =
CA
Untuk sudut-sudut kecil akan diperoleh:
sinQ tanQ ≈ ≈ p
l
p
Q l p = l
Untuk kecil berarti atau sehingga selisih
lintasan yangditempuh oleh cahaya dari sumber S dan
1
sumber S akan menjadi:
2
P
Q
Δ S = S B = d sin = d tan Q tanQ =
2 ; dengan l
dp
Δ S =
sehingga l
Intrefrensi maksimum akan terjadi apabila kedua
gelombang yang tiba di titik A sefase atau memiliki fase
sama. Dua gelombnag memiliki fase sama apabila beda
lintasannya adalah kelipatan bilangan cacah panjang
gelombang.
L
L
L
Δ S = 0, ,2 ,3 ,...
Δ S = mL
Persamaan interferensi maksimum menjadi
dp
= mL
l
Gelombang 49

