Page 310 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 310

Bab 4 Kemagnetan


                        sama dan domain magnetic tidak dapat terwujud. Dengan demikian, ada
                        ukuram  minimum  suatu  material  magnetic  agar  dapat  menghasilkan

                        domain magnetic. Jika ukuran lebih kecil dari batas maksimum maka arah
                        orientasi atom-atom menjadi acak dan kemagnitan tidak muncul.
                                Jika  magnetic  permanen  yang  telah  disusn  oleh  domain-domain

                        magnetic  dipanaskan  maka  atom-atom  di  dalamnya  akan  bergetar  lebih
                        kencang.  Akibatnya,  ikatan  antar  atom  yang  telah  membentuk  arah
                        orientasi  yang  sama  bisa  lepas  dan  atom-atom  kembali  mengambil  arah
                        orientasi sembarang. Akibatnya, sifat kemagnetan menjadi hilang. Dengan
                        demikian, pemanasan dapat menghilangkan kemagnetan bahan.

                                Begitu  pula  jika  magnetic  permanen  dipukul-pukul  maka
                        atom-atom di dalamnya mendapat tambahan energy yang umumnya berupa
                        energy getar. Getaran atom menjadi lebih kencang sehingga ikatan antar

                        atom  yang  telah  membentuk  arah  orientasi  yang  sama  bisa  lepas  dan
                        atom-atom kembali mengambil arah orientasi sembarang. Akibatnya, sifat
                        kemagnetan menjadi hilang. Dengan demikian, pemukulan berulang-ulang
                        dapat menghilangkan kemagnetan bahan.



                        4.6 Garis gaya magnetik
                                Kalian sudah belajar bahwa keberadaan gaya antar muatan listrik

                        dapat dijelaskan dengan sederhana bila diperkenalkan konsep garis gaya
                        listrik. Garis gaya listrik dilukiskan keluar dari muatan positif dan masuk
                        pada muatan negatif. Untuk mendapatkan kemudahan yang sama, maka
                        diperkenalkan juga konsep garis gaya pada magnet.
                             i) Garis gaya magnet dilukiskan keluar dari kutub utara dan masuk di

                             kutub selatan.
                             ii) Kerapatan garis gaya per satuan luas di suatu titik menggambarkan
                             kekuatan medan magnet di titik tersebut.

                             iii) Kerapatan garis gaya terbesar diamati di kutub magnet. Ini berarti
                             medan magnet paling kuat di daerah kutub.
                             iv) Makin jauh dari kutub maka makin kecil kerapatan garis gaya. Ini
                             berarti makin jauh dari kutub maka makin lemah medan magnet.
                        Gambar 4.14 adalah ilustrasi garis gaya magnet dan arah jarum kompas

                        yang diletakkan dekat magnet tersebut.






                                                           298
   305   306   307   308   309   310   311   312   313   314   315