Page 385 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 385
Bab 5 Medan Magnet Induksi
5.3 Definisi satu ampere
Berdasarkan gaya antara dua kawat sejajar yang dialiri arus listrik,
kita bisa mendefinisikan besar arus satu ampere. Misalkan dua kawat
sejajar tersebut dialiri arus yang tepat sama, I1 = I2 = I. Maka gaya per satuan
panjang yang bekerja pada kawat 2 adalah
I 2
f o
21
2 a
Jika I = 1 A dan a = 1 m maka
1 2
f o o 2 10 7 N/m
2 1 2
21
Dengan demikian kita dapat mendefinisikan arus yang mengalir pada
kawat sejajar besarnya satu ampere jika gaya per satuan panjang yang
bekerja pada kawat adalah 2 10 N/m.
-7
5.4 Hukum Ampere
Hukum Biot-Savart merupakan hukum yang umum yang digunakan
untuk menghitung kuat medan magnet yang dihasilkan oleh arus listrik.
Apapun bentuk konduktor yang dialiri arus, dan berapa pun arus yang
mengalir, maka kuat medan magnet di sekitar arus tersebut selalu
memenuhi hukum Biot-Savart. Namun, kita tidak selalu mudah
menentukan kuat medan magnet di sekitar arus dengan menggunakan
hukum Biot-Savart. Untuk bentuk kawat yang rumit, maka integral pada
hukum Biot-Savart tidak selalu dapat diselesaikan.
Oleh karena itu, perlu dikaji metode alternatif untuk menentukan
kuat medan magnet di sekitar arus listrik. Salah satu metode yang cukup
sederhana yang akan dibahas di sini adalah hukum Ampere.
Misalkan di suatu ruang terdapat medan magnet B . Di dalam ruang
tersebut kita buat sebuah lintasan tertutup C yang sembarang seperti
Gambar 5.35. Bentuk lintasan bebas, asal tertutup.
373

