Page 387 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 387
Bab 5 Medan Magnet Induksi
Tampak bahwa hukum Ampere memiliki bentuk yang lebih rumut
daripada hokum Biot Savart. Namun, ternyata dalam sejumlah kasus,
menmcari medan magnet dengan hokum Ampere sangat mudah. Tatepi
pada kasus lain, mencari dengan hokum persamaan Biot-Savart jauh lebih
mudah. Tinggal kemampuan kita untuk memilih persamaan apa yang tepat
untuk kasus tertentu. Hukum Ampere dapat digunakan untuk mencari
medan magnet dari system arus yang bersifat simetri seperti yang akan
dibahas beriut ini. Untuk lebih memahami hukum Ampere mari kita tinjau
sejumlah aplikasinya berikut ini. Topik yang akan kita bahs adalah
distribusi arus yang memenuhi sifat simetri.
5.4.1 Kawat lurus panjang
Pada bagian sebelumnya kita sudah menghitung kuat medan
magnet yang dialiri arus listrik pada kawat lurus panjang dengan bangtuan
hukum Biot-Savart. Kita akan kembali membahas kuat medan listrik di
sekitar kawat lurus panjang dengan menggunakan hukum Ampere. Dalam
menerapkan hukum ini, beberapa langkah standar yang harus dilakukan
adalah:
i) Pilih lintasan tertutup sedemikian rupa sehingga
Kuat medan magnet pada berbagai titik di lintasan konstan
Vektor medan magnet dan vektor elemen lintasan selalu membentuk
sudut yang konstant untuk semua elemen lintasan.
ii) Cari I , yaitu jumlah total arus yang dilingkupi lintasan ampere.
Untuk kawat lurus panjang, lintasan yang memenuhi kriteria di atas adalah
sebuah lingkaran yang sumbunya berimpit dengan kawat tersebut seperti
diilustrasikan pada Gambar 5.36. Beberapa informasi yang dapat kita
peroleh adalah:
i. Berdasarkan aturan tangan kanan, medan magnet selalu
menyinggung lintasan.
ii. Elemen vektor ld juga menyinggung lintasan.
Jadi pada titik-titik di lintasan ampere, vektor B dan ld selalu
sejajar sehingga sudut antara B dan ld nol. Dengan demikian,
B l d B dlcos B dlcos 0 o B dl
dan
375

