Page 422 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 422

Bab 6 GGL Induksi dan Induktansi
















                                                                                          Bab 6



                    GGL INDUKSI dan INDUKTANSI





                                Pada  bab-bab  terdahulu  kita  sudah  pelajari  bahwa  arus  listrik

                        menghasilkan medan magnet di sekitarnya. Fenomena ini memiliki makna
                        bahwa kemagnetan dapat dihasilkan oleh peristiwa kelistrikan. Pertanyaan
                        menarik  berikutnya  adalah  apakah  fenomena  sebaliknya  dapat  terjadi?

                        Apakah kelistrikan dapat dihasilkan oleh peristiwa kemagnetan? Topik ini
                        yang  akan  kita  bahas  pada  bab  ini.  Dan  ternyata  kelistrikan  dapat
                        dihasilkan oleh peristiwa kemagnetan.


                        6.1 Fluks magnetik
                        Sebelum kita masuk ke topik inti bagaimana peirstiwa kemagnetan dapat
                        menghasilkan  kelistrikan,  mari  kita  bahas  terlebih  dahulu  besaran  yang
                        terkait  dengan  proses  produksi  kelistrikan  dari  kemagnetan.  Kita  mulai

                        dengan  definisi  fluks  magnetik.  Jika  dalam  suatu  ruang  terdapat  medan
                        magnet maka jumlah garis gaya yang menembus permukaan dengan luas
                        tertentu bisa berbeda-beda, tergantung pada kuat medan magnet dan sudut

                        antara  medan  magnet  dengan  vektor  luas  permukaan.  Fluks  magnetik
                        mengukur  jumlah  garis  gaya  yang  menembus  suatu  permukaan  secara
                        tegak  lurus.  Dengan  merujuk  pada  Gambar  6.1,  fluks  magnetik
                        didefinisikan sebagai


                                          
                                    
                                  B    A
                                         d
                                   
                                  B  dA cos                                                      (6.1)

                                                           410
   417   418   419   420   421   422   423   424   425   426   427