Page 437 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 437
Bab 6 GGL Induksi dan Induktansi
Karena batang ab hanya satu, maka jumlah lilitan loop hanya satu, atau N =
1. Besaran dx/ dt tidak lain daripada laju gerakan batang ab, atau
dx/ dt v . Jagi, ggl yang dihasilkan adalah
BLv
Arus induksi yang dihasilkan
I
R
BLv
R
Ke mana arah arus induksi? Ketika batang ab digerakkan ke kanan
maka luas loop makin besar. Akibatnya, fluks magnetik yang dihasilkan
makin besar. Berdasarkan hukum Lentz, arah arus induksi yang dihasilkan
harus melawan perubahan fluks tersebut. Jadi, arah arus induksi yang
dihasilkan harus memperkecil fluks tersebut. Ini terjadi jika arah medan
magnet yang dihasilkan arus induksi berlawanan dengan arah medan
magnet yang ada. Atau arah medan magnet yang dihasilkan arus induksi
haris dari belakang ke depan bidang kertas. Dengan aturan tangan kanan,
maka agar medan yang dihasilkan berarah dari belakang ke depan bidang
kertas, arah arus induksi harus berlawnan dengan arah perputaran jarum
jam.
Contoh 6.4
Sebuah batang ab yang panjangnya L berputar dalam medan magnet
konstan B dengan kecepatan sudut tetap . Sumbu putar adalah salah satu
ujung batang dan bidang putar tegak lurus medan magnet (Gambar 6.11).
Berapakah tegangan antara ujung a dan b yang dihasilkan dan ujung
manakah yang memiliki tegangan lebih tinggi?
Jawab
Untuk mencari ggl yang dihasilkan kita harus terlebih dahulu
menentukan fluks. Ini tampak sulit karena kita hanya memiliki satu batang,
bukan lintasan tertutup. Namun kita dapat mengakali dengan cara
menghubungkan batang tersebut dengan sebuah lintasan yang
hambatannya tak berhingga sehingga antara batang dan lintasan tambahan
425

