Page 440 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 440

Bab 6 GGL Induksi dan Induktansi


                                     BL 2
                                       
                                      2

                                Ke mana arah arus induksi? Mari kita memisalkan lintasan acb yang
                        kita  tambahkah  memiliki  hambatan  yang  berhingga  sehingga  ada  arus

                        induksi dalam loop. Putaran batang ab menyebabkan luas loop berkurang
                        sehingga  fluks  berkurang.  Akibatnya,  arus  induksi  harus  memperbesar
                        fluks dengan cara menghasilkan medan magnet yang searah dengan medan
                        magnet yang telah ada. Ini hanya mungkin jika arah arus induksi searah
                        dengan putaran jarum jam. Agar arus induksi searah dengan putaran jarum

                        jam, maka batang ab harus memiliki kutub positif di a dan kutub negatif di b.
                        Dengan demikian, jika lintasan tambahan  acb tidak ada maka tidak ada
                        arus yang mengalir, tetapi batang ab memiliki tegangan yang berbeda. Tittik

                        a memiliki tegangan yang lebih tinggi daripada titik b.


                        6.5 Dinamo
                                Kita  sering  menjumpai  dinamo  pada  sepeda.  Dinamo  digunakan

                        untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Pada sepeda, energi
                        listrik  yang  dihasilkan  digunakan  untuk  menyalakan  lampu  sepeda.
                        Dinamo terdiri dari sebuah kumparan yang bergerak dalam medan magnet

                        tetap.  Di  bagian  luar  dinamo  ada  bagian  yang  dapat  disentuhkan  atau
                        dilepaskan  dari  roda  sepeda.  Bagian  tersebut  berhubungan  dengan
                        kumparan di dalam dinamo. Ketika bagian ini disentuhkan ke roda sepeda
                        maka  bagian  tersebut  berputar  mengikuti  putaran  roda  sepeda  sehingga
                        kumparan  di  dalam  dinamo  berputar.  Akibatnya,  fluks  yang  dikandung

                        kumparan  berubah-ubah.  Perubahan  fluks  tersebut  menghasilkan  ggl
                        induksi  yang  pada  akhirnya  mengalirkan  arus  ke  lampu.  Dan  lampu
                        akhirnya  menyala.  Di  siang  hari kita  melepaskan  kontak dinamo  dengan

                        roda sepeda sehingga lampu tidak menyala pada siang hari.
                                Gambar 6.13(a) adalah contoh dynamo yang terpasang pada roda
                        sepeda dan skema bagian dalam dynamo (b). Bagian utama dalam dynamo
                        adalah  sebuah  kumparan  pada  posisi  tetap  dan  sebuah  magnet  yang
                        berputar besama dengan berputarnya bagian yang menyentuh roda.

                                Bagaimana  prinsip  kerja  dinamo?  Lihat Gambar 6.14.  Kumparan
                        XYWX  dapat  berputar  dalam  medan  magnet  tetap.  Panjang  sisi-sisi
                        kumparan  adalah  a  dan  b.  Akibat  perputaran  maka  luas  penampang

                        kumparan yang tegak lurus medan magnet berubah-ubah sehingga terjadi
                                                           428
   435   436   437   438   439   440   441   442   443   444   445