Page 560 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 560

Bab 8 Besaran Gelombang



                                Jika  perambatan  gelombang  memerlukan  keberadaan  suatu

                        medium maka kita dapat mendefinisikan gelombang semacam ini sebagai
                        osilasi  yang  merambat  pada  suatu  medium  tanpa  diikuti  perambatan
                        bagian-bagian medium itu sendiri.

                                Gambar 8.2 lebih jelas menunjukkan bahwa pada gelombang yang
                        merambat  hanya  pola  osilasi,  sedangkan  medium  itu  sendiri  tidak
                        merambat.  Pada  gambar  ini  medium  perambatan  gelombang  berupa
                        batang-batang  kecil  yang  ditempelkan  pada  sebuah  kain  atau  kertas
                        panjang.  Tampak  batang-batang  hanya  bersosilasi  naik-dan  turun  tetapi

                        tidak  bergerak  arah  ke kiri  atau  ke  kanan.  Namun osilasi  batang-batang
                        tersebut menghasilkan pola yang merambat ke kanan.

                        8.2 Gelombang transversal dan longitudinal

                                Kalau kalian amati gelombang tali, pola yang terbentuk merambat
                        sepanjang tali sedangkan gerakan komponen tali (simpangan) terjadi dalam
                        arah  tegak  lurus  tali.  Gelombang  dengan  arah  osilasi  tegak  lurus  arah
                        rambat dinamakan gelombang transversal. Untuk gelombang bunyi yang

                        dihasilkan  akibat  pemberian  tekanan,  arah  osilasi  yang  terjadi  searah
                        dengan  perambatan  gelombang.  Contohnya,  gelombang  bunyi  di  udara.
                        Gelombang ini dihasilkan dengan memberikan tekanan secara periodik pada

                        salah satu bagian udara sehingga molekul-molekul udara di sekitar daerah
                        tersebut  ikut  bergetar.  Molekul  yang  bergetar  menumbuk  molekul  di
                        sekitarnya yang diam, sehingga molekul yang mula-mula diam ikut bergetar
                        dalam  arah  yang  sama.  Begitu  seterusnya  sehingga  molekul  yang  makin
                        jauh  ikut  bergetar.  Ini  adalah  fenomena  perambatan  gelombang.  Arah

                        getaran  persis  sama  dengan  arah  rambat  gelombang.  Gelombang  dengan
                        arah osilasi sama dengan arah rambat gelombang dinamakan gelombang
                        longitudinal.

                                Gambar 8.3 adalah contoh gelombang transversal dan gelombang
                        longitudinal  yang  merambat  pada  slinki.  Gelombang  tersebut  dihasilkan
                        dengan cara osilasi yang berbeda. Gelombnag transfersal dihasilkan dengan
                        mengosilasikan  ujung  slinki  dalam  arah  tegak  lurus  panjang  slinki.
                        Gelombang  longitudinal  dihasilkan  dengan  mengosilasikan  slinki  dalam

                        arah sejajar sumbu slinki.

                        8.3 Besaran-besaran gelombang

                                Mari  kita  pelajari  besaran-besaran  apa  yang  dimiliki  gelombang.
                                                           548
   555   556   557   558   559   560   561   562   563   564   565