Page 587 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 587

Bab 8 Besaran Gelombang











                           S          Arah rambat












                      x



               Gambar 8.18 Menentukan energi yang dimiliki gelombang dalam elemen V

                                Untuk  gelombang  sinusoidal  di  mana  simpangannya  berubah
                        menurut  fungsi  harmonik  (sinus  atau  kosinus),  partikel-partikel  medium
                        memiliki  energi  rata-rata  yang  berbanding  lurus  dengan  amplitudo
                        gelombang,  yaitu  E        ) 2 / 1 (  kA .  Kita  tinjau  medium  dalam  kotak  yang
                                                         2
                        panjangnya  x  dan  luas  penampangnya  S  seperti  diilustrasikan  pada
                        Gambar 8.18.


                                Volume elemen:           V = x S
                                Massa elemen: m =      V =   x S
                                                                                         1
                                                                                             2
                                Energi gelombang dalam elemen tersebut              E   kA
                                                                                         2
                                Dalam pelajaran tentang osilator harmonik kita memiliki hubungan:
                              k
                                .  Dengan  demikian,  untuk  elemen  massa  m  berlaku:
                              m
                        k   2  m   2   x S   sehingga  energi  gelombang  dalam  elemen  massa  m

                        adalah

                                      1
                                             
                                  E   ( 2   xS )A
                                                    2
                                      2
                                   1      x
                                    2    SA 2  t 
                                   2       t 




                                                           575
   582   583   584   585   586   587   588   589   590   591   592