Page 618 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 618
Bab 9 Gejala Gelombang
c. Pada saat t3 (gambar bawah), bagian atas dan bawah gelombang sudah
meninggalkan bidang pantul dan menjadi gelombang pantul.
Mari kita perhatikan gambar tengah. Perhatika titik A, B, C, dan D.
Waktu yang diperlukan gelombang merambat dari titik A ke titik D persis
sama dengan waktu yang diperlukan gelombang merambat dari ririk B ke
titik C. Dengan demikian kita dapatkan panjang AD = BC. Segitiga ADC dan
ABC adalah segitiga siku-siku dengan sudut siku-siku berada di titik D dan
titik B. Dengan demikian
sudut BAC = sudut datang
d
sudut DCA = sudut pantul
p
Dengan aturan trigonometri sederhana maka
BC = AC sin
d
AD = AC sin .
p
Selanjutnya, karena AD = BC maka
sin sin ,
p
d
yang menghasilkan .
d
p
9.2 Pembiasan
Pembiasan terjadi karena gelombang memasuki medium yang
berbeda dan kecepatan gelombang pada medium awal dan medium yang
dimasuki berbeda. Jika arah datang gelombang tidak sejajar dengan garis
normal maka pembiasan menyebabkan pembelokan arah rambat gelombang.
Gelombang air yang melalui daerah yang lebih dangkal mengalami
perubahan kecepatan, sehingga terjadi pembiasan. Cahaya yang bergerak
dari udara ke air mengalami pembiasan karena perbedaan kecepatan
cahaya di udara dan di air. Gambar 9.4 adalah contoh pembiasan
gelombang air dan gelombang cahaya.
Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana hubungan antara arah
gelombang datang dan arah gelombang bias? Misalkan kecepatan
gelombang pada medium pertama adalah v1 dan kecepatan gelombang pada
medium kedua adalah v2. Misalkan gelombang datang dari medium pertama
ke medium kedua, maka hubungan antara sudut datang dan sudut bias
606

