Page 685 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 685
Bab 9 Gejala Gelombang
dapat berubah, tidak sesuai dengan ampliutudo yang dikirim semula. Saat
sampai ke peneruima, amplitude gelombang sudah berubah. Karena
detector mendeteksi perubahan amplutido gelombang, maka sinyak suara
yang dideteksi mengalami gangguan, tidak persis sama dengan sinyal suara
yang dikirim.
9.11.2 Modulasi Frekuensi
Modulai kedua dalah modulasi frekuensi. Pada modulasi ini bukan
amplitude yang diberi pola tetapi frekueensi gelombang pembawa. Frekuensi
gelobang pembawa sedikit diubah dari frekuensi semua. Besarnya
perubahan bergantung pada kekiuatan sinyal pembawa. Jadi, frekuensi
gelombang yang dikirim memiliki frekuensi yang memenuhi
c x ( t) dt
m
di mana
x m ) (t adalah sinyal suara yang akan dikirim
adalah sebuah factor (konstanta).
Misalkan kita ingin mengirim sinyal suara berbentuk sinusoidal,
x X 0 cos( a ) t maka frekuesi gelombang elektromagnetik yang dikirim
m
menjadi
c X cos( a t) dt
0
X
0 sin( ) t
c
a a
Dengan frekuensi seperti ini maka bentuk gelombang yang dikirim menjadi
seperti pada Gambar 9.44. Amati perubahan kerapatan dan kerenggangan
frekuensi. Kerapatan atau kerenggangan tersebut ditentukan oleh sinyal
suara atau informasi yang dibawa. Pada bagian detector, sinyak yang
dibawa diekstrak kiembali dari pola perubahan frekuensi.
673

