Page 10 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 10
Fungsi dialog, di antaranya: 4. Drama satire
• Menampakkan karakter dan Drama satire adalah drama dengan lakon
memperkaya plot. lucu yang penuh dengan sindiran tajam dan
• Menciptakan konflik. terselubung.
• Menghubungkan faktafakta. 5. Farce (pertunjukan jenaka/dagelan)
Drama farce adalah drama yang meng
• Menyamarkan kejadiankejadian yang
akan datang. utamakan kelucuan. Para pelaku berusaha
menonjolkan kelucuan tentang diri mereka
• Menghubungkan adeganadegan dan masingmasing. Dalam drama ini tidak
gambargambar sekaligus.
terdapat unsur sindiran.
Dua tuntutan yang harus dipenuhi
dalam dialog: d. Hal-hal yang Harus Diperhatikan pada
Pementasan Drama
• Dialoh harus turut menunjang gerak
laku tokoh. 1. Gerak (action)
• Dialog yang diucapkan di atas panggung Adalah perbuatan/gerakgerik atau aksi
lebih sopan dan tajam daripada dialog dalam drama.
seharihari. 2. Mimik
c. Bentuk-bentuk Drama Adalah gerakgerik atau perubahan raut
muka pemain pada pementasan drama.
1. Drama tragedi
3. Pantomimik
Drama tragedi adalah drama yang
menceritakan penderitaan dan kesengsa Adalah gerakgerik anggota tubuh pemain
raan yang dialami oleh pelaku/tokoh utama pada pementasan drama.
sehingga menimbulkan simpati dan rasa 4. Akting (acting)
kasihan penonton. Dapat juga berarti sebagai Akting adalah segala kegiatan, gerak, atau
drama yang menampilkan tokoh yang sedih perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku
atau muram, yang terlibat dalam situasi gawat yang merupakan gambaran perwatakan
karena sesuatu yang tidak menguntungkannya. dramatik, baik secara emosi maupun
Keadaan tersebut mengantarkan tokoh pada intelektual. Akting meliputi mimik, pantomim,
keputusasaan dan kehancuran. dialog, dan segala sesuatu yang berhubungan
2. Drama komedi dengan adegan aktor atau pemain drama.
Drama komedi adalah lakon ringan yang 5. Blocking (penempatan posisi)
menghibur, namun berisikan sindiran halus. Blocking adalah kedudukan tubuh atau
Biasanya, berakhir dengan bahagia. penempatan posisi pada saat di atas
3. Melodrama pentas. Blocking yang baik harus seimbang,
Drama melodrama bersifat sentimentil utuh, bervariasi, dan memiliki titik pusat
dan melankolis. Ceritanya cenderung perhatian.
terkesan mendayudayu dan mendramatisir 6. Tata panggung
kesedihan. Emosi penonton dipancing untuk Adalah seni menata panggung untuk
merasa iba pada tokoh protagonis. Karena keperluan pementasan drama.
penggarapan alur dan lakon yang berlebihan 7. Tata busana
menyebabkan penokohan sering kurang
diperhatikan. Adalah seni merancang busana yang sesuai
dengan keperluan pementasan drama.
9

