Page 141 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 141
2. Rous Sarcoma Virus (RSV) penyebab E. Perkembangbiakan Virusirus
kanker pada ayam
3. Rhabdovirus penyebab rabies pada Untuk berkembang biak, virus harus menginfeksi
anjing dan kera. sel inangnya. Proses reproduksi virus terdiri atas
dua tipe, yaitu tipe litik dan lisogenik.
b. Berdasarkan susunan asam nukleat, virus
diklasifikasikan menjadi lima, yaitu: a. Siklus Litik
1. Virus dengan DNA pita tunggal (ssDNA) Pada siklus litik, replikasi genom virus
Contoh: Parvovirus harus melaku-kan menyebabkan kematian pada sel inang. Virus
infeksi bersama dengan Adeno virus agar yang hanya dapat bereplikasi melalui siklus litik
bisa tumbuh. (lisis) disebut dengan virus virulen.
2. Virus dengan DNA pita ganda (dsDNA) Siklus litik terdiri atas dua fase, yaitu:
Contoh: Adenovirus, penye bab pe nya kit 1. Fase adsorbsi, diawali dengan menempelnya
pada saluran pernapasan. ujung ekor virus pada dinding sel bakteri,
3. Virus dengan RNA pita tunggal (ssRNA kemudian enzim lisozim dikeluarkan untuk
melubangi dinding sel inang.
positif) 2. Fase injeksi (penetrasi), yaitu dimasukkannya
Pada virus ini ssRNA berperan sebagai DNA atau RNA virus ke dalam isel inang.
mRNA (pembawa pesan kode gen RNA). Kepala dan ekor virus tetap tertinggal di luar
Contoh: Picorna, yaitu virus yang sel dan akan terlepas serta tidak berfungsi
menyebabkan penyakit polio. ketika injeksi DNA telah dilakukan.
4. RNA pita tunggal (ssRNA negatif) 3. Fase sintesis, yaitu DNA virus yang
Pada virus ini ssRNA sebagai cetakan mengandung enzim liso zim akan
mRNA menghancurkan DNA bakteri, kemudian
Contoh: Rhabdovirus penyebab rabies. mereplikasi kan diri, melakukan sintesis
5. RNA pita ganda (dsRNA) pro tein hingga membentuk bagian-bagian
Contoh: Reovirus, penyebab penya kit kapsid, seperti kepala, ekor, dan serabut ekor.
diare. 4. Fase perakitan, yaitu bagian-bagian kapsid
Keterangan: virus yang awalnya terpisah selanjutnya
ss = single stranded/rantai tunggal dirakit menjadi kapsid virus hingga terbentuk
ds = double stranded/rantai ganda. tubuh virus baru.
5. Fase lisis, yaitu hancurnya sel inang (lisis)
D. Bakteriofage dan melepaskan virus-virus baru yang akan
menginfeksi sel inang lainnya, begitu seterusnya.
• Bakteriofage merupakan kesatuan biologis
paling sederhana yang mampu mereplikasi b. Siklus Lisogenik
dirinya (menggandakan diri menjadi lebih • Siklus lisogenik merupakan siklus replikasi
banyak). genom virus tanpa meng han curkan sel
inang sehingga virus berintegrasi ke dalam
• Tubuh bakteriofage tersusun atas kepala, kromosom bakteri atau sel inang.
ekor, dan serabut ekor. Ekor fage berfungsi • Fase awal yang dilalui oleh siklus lisogenik
sebagai alat penginfeksi ke sel inang. sama dengan siklus litik, yaitu melalui fase
• Proses infeksi bakteriofage pada sel bakteri adsorbsi dan fase injeksi. Selanjutnya
juga digunakan oleh virus untuk berkembang melalui fase-fase berikut ini, yaitu:
biak. Proses ini terdiri atas dua tipe, yaitu litik 1. Fase penggabungan, yaitu bergabungnya
(virulen) dan lisogenik. DNA virus dengan DNA bakteri. Dengan
demikian, bakteri yang terinfeksi akan
memiliki DNA virus.
140

