Page 144 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 144

c.  Flagela                                c.   Berdasarkan Pewarnaan Gram
                   Flagela  merupakan  alat  gerak  bakteri      Uji  pewarnaan  gram  yang  dilakukan
                   dengan bentuk seperti rambut dan tersusun   terhadap   bakteri   digunakan   untuk
                   atas senyawa protein yang bernama flagelin.   mengetahui  perbe daan  struktur  dinding
                   Jumlah  dan  letak  flagela  dijadikan  salah   sel. Terdapat dua jenis bakteri berdasarkan
                   satu dasar penggolongan bakteri.           perbedaan pewarnaan gram, yaitu:
               d.  Pili (Fimbriae)                        1.  Bakteri gram positif
                   Pili memiliki bentuk seperti benang filamen   •   Bakteri gram positif memberikan war-
                   dan  banyak  dimiliki  oleh  bakteri  gram     na ungu pada pengecatan gram karena
                   negatif. Ukurannya lebih kecil, pendek, dan    dinding peptidoglikannya tebal.
                   lebih banyak dari flagela. Pili tidak berfungsi   •   Bakteri gram positif memiliki dinding
                   sebagai  alat  gerak  melainkan  sebagai       sel yang lebih sederhana, namun le-
                   gerbang  masuknya  bahan  genetik  selama      bih tebal dari dinding sel bakteri gram
                   berlangsungnya proses konjugasi.               negatif, yaitu sekitar 20—25 nm.
                                                                  Contoh: Aerococcus, Leuconostoc.
               C.    Penggolongan Bakteri                 2.  Bakteri gram negatif
                                                              •   Dinding sel bakteri ini lebih tipis dari
               Berikut  adalah  penggolongan  bakteri  yang
               didasarkan pada:                                   bakteri gram positif, yaitu sekitar 10—
               a.  Berdasarkan Letak Flagela pada Sel             15 nm dengan kandungan peptidoglikan
                   Bakteri                                        yang lebih sedikit, namun memiliki
                                                                  struktur yang lebih kompleks.
                   1.  Monotrik, yaitu bakteri yang hanya
                       memiliki satu flagela pada salah satu   •   Bakteri  gram  negatif  memberikan
                       ujung selnya.                              pewarnaan merah saat diuji pengecatan
                   2.  Lopotrik, yaitu bakteri yang memiliki      gram karena dinding peptidoglikannya
                       dua atau lebih flagela di salah satu ujung   tipis dan selnya dilapisi oleh periplasma
                       selnya.                                    dan membran luar lipoprotein.
                   3.  Amfitrik, yaitu bakteri yang memiliki dua   •   Umumnya bakteri yang bersifat patogen
                       atau lebih flagela di kedua ujung selnya.  merupakan  jenis  dari  bakteri  gram
                   4.  Peritrik, yaitu bakteri yang memiliki      negatif.
                       flagela di seluruh permukaan selnya.   •   Contoh: E. coli, Salmonella typhi,
                                                                  Enterobacter cloacae, dan Shigella.
               b.  Berdasarkan Bentuk Tubuh Bakteri
                   1.  Kokus (bulat),  yaitu  streptokokus   d.  Berdasarkan Kebutuhan Oksigen
                       (bakteri S. thermophillus), diplokokus     1.  Bakteri aerob obligat, yaitu kelompok
                       (bakteri  D. pneumoniae), dan              bakteri yang memerlukan gas oksigen
                       stafilokokus  (bakteri S. aureus).         dalam proses respirasinya.
                   2.  Basil (batang),  yaitu  monobasil          Contoh:  Acitenobacter baumanii

                       (bakteri E. coli, Salmonella thypi) dan    (penye bab infeksi saluran pernapasan).
                       streptobasil (bakteri Azotobacter dan   2.  Bakteri anaerob fakultatif, yaitu bakteri
                       Bacillus antracis).                        yang membutuhkan gas oksigen, namun
                   3.  Vibrio (koma), misalnya pada bakteri       masih dapat hidup tanpanya.
                       Vibrio cholerae (penyebab penyakit kolera).     Contoh: Escherichia coli (ditemukan
                   4.  Spirilum (spiral), misal pada bakteri      pada usus manusia).
                       Treponema palidum.

                                                                                                143
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149