Page 159 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 159
Bab 8
Hewan (Animalia)
Ciri-ciri umum hewan 2. Terdapat pori-pori atau rongga pada
tubuhnya yang disebut spongosol sebagai
• Organisme multiseluler dan eukariotik (inti
sel sudah memiliki membran inti). jalan masuk air yang membawa makanan.
• Kemoheterotrof. 3. Memiliki tiga buah saluran air, yaitu askon,
• Sel-selnya tidak memiliki dinding sel. sikon, dan leukon.
• Sebagian besar bereproduksi secara seksual. 4. Belum memiliki jaringan (parazoa).
• Berdasarkan keberadaan tulang belakang, 5. Lapisan tubuh bagian luar tersusun oleh
hewan dibedakan menjadi dua kelompok, sel-sel epidermis berbentuk pipih dan
yaitu: berdinding tebal yang disebut pinakosit
(sebagai kulit luar) dan sel-sel koanosit
A. Avertebrata (lapisan dalam) yang berbentuk seperti
corong berflagela.
Avertebrata adalah kelompok hewan yang 6. Habitat di perairan terutama di air laut.
tidak memiliki tulang belakang. Avertebrata 7. Sistem reproduksi ada dua, yaitu:
dikelompokkan menjadi delapan filum, yaitu: • Reproduksi aseksual, dilakukan dengan
a. Porifera pembentukan kuncup tunas dan
Nama porifera berasal dari bahasa latin, gemmule (tunas internal).
porus yang berarti lubang kecil dan ferre • Reproduksi seksual, yaitu mela-
yang berarti membawa atau mengandung. lui proses fertilisasi yang dilaku kan
Oskulum = saluran dengan pembentukan arkeosit yang
pengeluaran mengandung sperma dan ovum.
Klasifikasi porifera
Berdasarkan zat penyusun spikula (rang ka), hewan
Ostium porifera diklasifikasikan menjadi tiga kelas, yaitu:
1. Calcarea
Spongosol Pinakosit
Epidermis Koanosit Nukleus Calcarea merupakan jenis porifera yang
memiliki spikula yang terbuat dari zat kapur
(kalsium karbonat. Umumnya hidup di
Air
masuk Leher Mikrofil air laut yang dangkal. Contoh: Grantia,
Leucosolenica, Scypha, dan Clathrina.
Ciri-ciri Porifera
1. Hewan diploblastik (memiliki dua lapisan
tubuh, yaitu ektoderm dan endoderm).
158

