Page 2 - TULIS AKSI LEWAT LITERASI
P. 2

Kata Pengantar




                           Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas
                   berkat  dan  rahmat  Nya  buku  kompilasi  tulisan  mahasiswa  Politeknik
                   Kesehatan Kemenkes Malang (POLKESMA) “Tuai Aksi Lewat Literasi” selesai

                   disusun.  Buku  kompilasi  bertema  “Membangun  Integritas  Memberantas
                   Korupsi  di  Sekitar  Kita”  ini  berisikan  esai  pendek  yang  ditulis  mahasiswa
                   peserta Festival Anti Korupsi dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia 2018,
                   yang  juga  dihadiri  oleh  Indonesian  Corruptioin  Watch  (ICW)  dan  Komisi
                   Pemberantasan  Korupsi  (KPK).  Juara  Penulis  Esai  1,  2  dan  3  memperoleh

                   hadiah dan Sertifikat Juara dari ICW dan POLKESMA.
                           Melalui  kegiatan  lomba  tulisan  esai  anti  korupsi  ini,  mahasiswa
                   memperoleh  wadah  untuk  mengasah  kemampuan  berpikir  kritis,  dan
                   mengekspresikan  pikiran  dan  kepedulian  mereka  tentang  pemberantasan
                   korupsi.  Selain  itu,  ajang  lomba  esai  ini  membuat  mahasiswa  terdorong
                   meningkatkan  kemampuan  menulis  ilmiah  dan  kreatif  yang  mana

                   ketrampilan  tersebut  sangat  penting  dalam  kesuksesan  dunia  kerja  dan
                   dalam kehidupan sehari-hari sebagai insan intelektual.
                           Beragam pemikiran dan pesan dipaparkan dalam buku kompilasi ini.
                   Khairuddin  memaparkan  bahwa  masyarakat  madani  harus  mengambil

                   tanggung  jawab  dan  melakukan  perannya  sebagai  salah  datu  dari  tiga
                   pilar  bangunan  demokrasi  selain  pemerintah  dan  dunia  usaha,  dengan
                   melakukan peran partisipatoris  dalam pemberantasan  korupsi  baik dalam
                   upaya  represi  melalui  pelaporan  masyarakat,  perbaikan  sistem  melalui
                   pembenahan tata kelola organisasi yang diantaranya akuntabel, transparan
                   wajar,  dan  sesuai  aturan  yang  jelas,  maupun  edukasi  melalui  penyuluhan

                   anti  korupsi  untuk  penegakan  integritas  dan  tauladan.  Alissa  Fatmawati
                   menjelaskan bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila yang optimal dapat
                   menjadi  solusi  kunci  pemberantasan  korupsi.  Annistika  Janna  Putri
                   mengedepankan penanaman nilai jujur sejak dini dalam hal sekecil apapun
                   untuk  membentuk  karakter  yang  kuat  dalam  mencegah  perilaku  koruptif.

                   Ayunda Aura memaparkan pengaruh positif dari pembelajaran mata kuliah
                   Pendidikan  Budaya  Anti  Korupsi  dalam  membentuk  sifat  dan  karakter
                   mahasiswa yang berintegritas. Chandra Lukita menjelaskan bahwa perilaku
                   koruptif  disebabkan  oleh  hilai  dan  ditinggalkannya  nilai-nilai  integritas
                   seperti  jujur,  tanggung  jawab  dan  berani.  Diana  Nur  Azizah  menekankan
                   pentingnya  nilai  peduli  dalam  kehidupan  sehari-hari.  Ketidakpedulian  lah
   1   2   3   4   5   6   7