Page 31 - TULIS AKSI LEWAT LITERASI
P. 31
Integritas Mahasiswa Melawan Korupsi
Chandra Lukita
Integritas diartikan sebagai bersatunya ucapan/kata perilaku sesuai
kaidah berbahasa dan berperilaku yang baik. Contoh sederhana
mahasiswa yang memiliki nilai integritas anti korupsi adalah memiliki sifat
jujur dan bertanggung jawab.
Sebenarnya korupsi di Indonesia tidak bisa dianggap hal yang sepele
lagi. Korupsi adalah perbuatan busuk, tidak jujur dan sangat merugikan
bagi negara maupun masyarakat. Indonesia merupakan salah satu negara
korupsi terbesar di dunia. Dengan terjadinya korupsi yang sangat
merajalela, kita sebagai mahasiswa harus mempunyai integritas dengan
menanamkan nilai-nilai anti korupsi. Dimulai dari hal yang sederhana seperti
bertindak jujur dan bertanggung jawab. Walaupun bertindak jujur itu
mudah, faktanya para pejabat-pejabat besar di Indonesia ini banyak yang
menyelewengakannya karena mereka tergiur dengan uang, suap dan
gratifikasi yang berjumlah milyaran bahkan triliun Rupiah seperti kasus
proyek E-KTP dengan tersangka Setya Novanto.
Di Indonesia pun sudah ditetapkan Undang-Undang tentang Tindak
Pidana Korupsi yang ditetapkan oleh KPK yang dibentuk dengan maksud
untuk mencegah terjadinya korupsi. Tetapi Undang-Undang ini seolah-olah
tidak ada pentingnya bagi pejabat yang korupsi. Mereka berani
mengabaikan Undang-Undang ini dan tidak mau bertindak jujur dan ingin
memperkaya diri. Dan menurut saya, di Indonesia ini hukuman atas tindakan
korupsi ringan dan berbeda dengan negara lain yang menetapkan hukuman
mati bagi seorang yang korupsi. Dan dari sinilah para pejabat tidak merasa
takut akan korupsi karena hukumannya yang ringan.
Yang kedua adalah bertanggung jawab. Sebagai mahasiswa yang
memiliki nilai integritas anti korupsi, harus memiliki karakter yang satu ini.
Berani bertindak harus berani bertanggung jawab. Pada tindakan korupsi,
para pejabat besar maupun pun berani bertindak korupsi namun pada
akhirnya mereka tidak bisa bertanggung jawab. Seperti halnya uang hasil
korupsi sudah dibelanjakan dengan barang mewah dan berkesan mahal.
Apabila mereka sudah tertangkap basah oleh KPK, mereka hanya bisa
tersenyum seolah-olah tidak meerasakan salah. Dituntut untuk
mengembalikan semua uang yang telah dibelanjakan itu ke negara pun

