Page 28 - TULIS AKSI LEWAT LITERASI
P. 28
Pentingnya Menanamkan Nilai Kejujuran Sebagai Bentuk Nilai Anti
Korupsi
Anistika Jannataputri
Jujur adalah sifat di mana seseorang mengatakan dan melakukan
sesuatu sesuai dengan kenyataan yang ada. Orang yang jujur akan
mengatakan suatu perkataan atau melakukan suatu tindakan apa adanya
dan sesuai dengan fakta, tidak ditambah-tambahi maupun dikurang-
kurangi. Di negara kita ini, nilai kejujuran sudah diajarkan kepada anak-
anak sejak mengemban pendidikan pertama kali di Taman Kanak-Kanak.
Secara sosial pun, anak-anak sudah diajarkan oleh orang tua mereka di
rumah tentang arti nilai kejujuran. Namun, tidak semua lingkungan sosial baik
untuk anak-anak sehingga di beberapa tempat, anak-anak malah diajarkan
untuk berbohong, seperti halnya anak-anak yang tinggal di lingkungan
kumuh yang dipenuhi oleh para preman. Akhirnya, mereka akan terbiasa
menjadi seorang pembohong saat beranjak dewasa.
Bagaimana pun juga, faktor lingkungan tidak serta merta menjadi
faktor utama yang membentuk karakter seseorang untuk menjadi
pembohong. Sifat yang mempengaruhi kebiasaan seseorang sangat
bergantung pada prinsip dan keyakinan orang itu sendiri. Seorang anak
yang dibesarkan di keluarga yang baik-baik dan berkecukupan pun dapat
membentuk sifat pembohong karena ketertarikannya sendiri untuk terus
berbohong dimulai dari hal-hal kecil. Tak jarang kita sering mendengar
seseorang mengatakan bahwa berbohong demi kebaikan itu baik. Padahal,
semua yang didasari dengan kebohongan yang merupakan sifat jelek, tidak
ada yang dibenarkan dalam nilai-nilai agama. Pemahaman “berbohong
untuk kebaikan” inilah yang menghalalkan berbagai cara seseorang untuk
mencapai tujuan dan kebutuhan mereka. Termasuk, seorang pejabat yang
memiliki pencitraan yang baik di hadapan masyarakat akan memiliki
kebiasaan ini untuk mencapai segala tujuannya, hingga ia tidak dapat
membedakan lagi apakah perbuatannya masih dianggap benar atau salah.
Ia pun dapat terjerat dalam kasus korupsi karena telah kehilangan indera
perasa akan nilai-nilai moral mana yang benar dan mana yang salah.
Karena sifat juga berasal dan berkembang dari kebiasaan, maka
untuk mengembangkan nilai kejujuran kepada seseorang adalah
membiasakan diri untuk selalu berlaku jujur dalam segi perkataan maupun
tindakan. Seseorang harus meyakinkan diri sendiri bahwa ia adalah orang

