Page 100 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 100

b. Amonifikasi

                                 Berbagai  tanaman,  binatang,  dan  mikroba  dapat  melakukan  proses
                       amonifikasi. Amonifikasi adalah proses yang mengubah N-organik menjadi N-ammonia.

                       Bentuk  senyawa  N  dalam  jasad  hidup  dan  sisa-sisa  organik  sebagian  besar  terdapat
                       dalam  bentuk  amino  penyusun  protein.  Senyawa  N  organik  yang  lain  adalah  khitin,
                       peptidoglikan,  asam  nukleat,  selain  itu  juga  terdapat  senyawa  N-organik  yang  banyak

                       dibuat dan digunakan sebagai pupuk yaitu urea.
                                 Proses  amonifikasi  dari  senyawa  N-organik  pada  prinsipnya  merupakan
                       reaksi peruraian protein oleh mikroba. Secara umum proses perombakan protein dimulai

                       dari  peran  ensim  protease  yang  dihasilkan  mikroba  sehingga  dihasilkan  asam  amino.
                       Selanjutnya tergantung macam asam aminonya dan jenis mikroba yang berperan maka

                       asam-asam  amino  akan  dapat  terdeaminasi  melalui  berbagai  reaksi  dengan  hasil
                       akhirnya  nitrogen  dibebaskan  sebagai  ammonia.  Reaksi  umumnya  adalah  sebagai
                       berikut:

                                            protease                               deaminasi

                                 PROTEIN                     ASAM AMINO                        NH 3


                                   Urea  yang  mengalami  proses  amonifikasi  akan  terhidrolisis  oleh  adanya

                       ensim  urease  yang  dihasilkan  oleh  mikroba  tanah.  Urea  yang  dimasukkan  ke  dalam
                       tanah akan mengalami proses amonifikasi sebagai berikut:
                                 CO(NH ) + H O       urease            2 NH + CO
                                         2 2
                                               2
                                                                         2
                                                                  3


                                 Dalam  keadaan  asam  dan  netral  amonia  berada  sebagai  ion  amonium.
                       Sebagian amonia hasil amonifikasi dibebaskan sebagai gas NH 3  ke atmosfer, sehingga
                       lepas  dari  sistem  tanah.  Amonia  dan  bentuk  nitrogen  lain  di  eko-atmosfer  dapat
                       mengalami  perubahan  kimia  dan  fotokimia,  sehingga  dapat  kembali  ke  litosfer  dan
                       hidrosfer bersama-sama air hujan. Ion amonium dapat diasimilasi tanaman dan mikroba,

                       selanjutnya diubah menjadi asam amino atau senyawa N lain. Di dalam sel, ammonia
                       direaksikan  oleh  glutamat  atau  glutamin  sintase  atau  mengalami  proses  aminasi

                       langsung  dengan  asam-ketokarboksilat  sehingga  berubah  menjadi  asam  amino.








                       101                                                                               101
                       101                                                                               101
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105