Page 32 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 32

V. FUNGI (JAMUR)



                            Di  dalam  dunia  mikrobia,  jamur  termasuk  divisio  Mycota  (fungi).  Mycota  berasal
                       dari  kata  mykes  (bahasa  Yunani),  disebut  juga  fungi  (bahasa  Latin).  Ada  beberapa
                       istilah  yang  dikenal  untuk  menyebut  jamur,  (a)  mushroom  yaitu  jamur  yang  dapat

                       menghasilkan badan buah besar, termasuk jamur yang  dapat dimakan, (b) mold yaitu
                       jamur yang berbentuk seperti benang-benang, dan (c) khamir yaitu jamur bersel satu.

                              Jamur  merupakan  jasad  eukariot,  yang  berbentuk  benang  atau  sel  tunggal,
                       multiseluler  atau  uniseluler.  Sel-sel  jamur  tidak  berklorofil,  dinding  sel  tersusun  dari
                       khitin,  dan  belum  ada  diferensiasi  jaringan.  Jamur  bersifat  khemoorganoheterotrof

                       karena memperoleh energi dari oksidasi senyawa organik. Jamur memerlukan oksigen
                       untuk hidupnya (bersifat aerobik).

                              Habitat (tempat hidup) jamur terdapat pada air dan tanah. Cara hidupnya bebas
                       atau  bersimbiosis,  tumbuh  sebagai  saprofit  atau  parasit  pada  tanaman,  hewan  dan
                       manusia.


                       A. Morfologi Jamur  Benang

                            Jamur  benang  terdiri  atas  massa  benang  yang  bercabang-cabang  yang  disebut

                       miselium.  Miselium  tersusun  dari  hifa  (filamen)  yang  merupakan  benang-benang
                       tunggal.  Badan  vegetatif  jamur  yang  tersusun  dari  filamen-filamen  disebut  thallus.
                       Berdasarkan  fungsinya  dibedakan  dua  macam  hifa,  yaitu  hifa  fertil  dan  hifa  vegetatif.

                       Hifa  fertil  adalah  hifa  yang  dapat  membentuk  sel-sel  reproduksi  atau  spora-spora.
                       Apabila  hifa  tersebut  arah  pertumbuhannya  keluar  dari media  disebut hifa  udara.  Hifa

                       vegetatif adalah hifa yang berfungsi untuk menyerap makanan dari substrat.
                              Berdasarkan bentuknya dibedakan pula menjadi dua macam hifa, yaitu hifa tidak
                       bersepta  dan  hifa  bersepta.  Hifa  yang  tidak  bersepta  merupakan  ciri  jamur  yang

                       termasuk  Phycomycetes  (Jamur  tingkat  rendah).  Hifa  ini  merupakan  sel  yang
                       memanjang, bercabang-cabang, terdiri atas sitoplasma dengan banyak inti (soenositik).

                       Hifa  yang  bersepta  merupakan  ciri  dari  jamur  tingkat  tinggi,  atau  yang  termasuk
                       Eumycetes.






                       33                                                                                  33
                       33                                                                                  33
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37