Page 36 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 36
Zoopagales. Jamur yang penting dari kelompok Mucorales adalah Mucor sp. dan
Rhizopus sp. Rhizopus nigricans adalah jamur roti, R. oryzae, R. olygosporus, dan R.
stolonifer adalah jamur yang biasa digunakan pada fermentasi tempe.
4. ASCOMYCETES
Ciri jamur ini mempunyai hifa bersepta, dan dapat membentuk konidiofor.
Secara vegetatif dapat berkembang biak dengan potongan hifa, dan pada beberapa
jenis dapat menghasilkan konidia secara aseksual. Fase konidi jamur ini disebut juga
fase imperfect. Fungi yang hanya dalam bentuk fase imperfect disebut fungi imperfecti
(Deuteromycetes). Secara generatif dapat membentuk badan buah yang disebut
askokarp, yang di dalamnya terdapat askus (kantong) yang menghasilkan askospora.
Askospora merupakan hasil kariogami dan meiosis.
Pembentukan askospora ada 4 cara, yaitu:
1. Konyugasi langsung seperti pada khamir.
2. Pembelahan sel miselium.
3. Peleburan sel-sel kelamin kemudian oogonium menjadi askus.
4. Dari hife askogen timbul organ-organ tertentu yang mengandung inti rangkap.
Berdasarkan bentuknya dapat dibedakan 3 macam askus, yaitu:
(a) Cleistothecium, bentuknya bulat, kasar dan tidak mempunyai lubang khusus
untuk jalan keluarnya spora.
(b) Perithecium, bentuk bulat seperti labu, mempunyai osteol untuk jalan keluarnya
spora.
(c) Apothecium, bentuk seperti cawan atau mangkuk, bagian permukaan terdiri atas
himenium yang mengandung askus-askus dalam lapisan palisade, dari lapisan
tersebut dapat dilepaskan askospora.
Contoh jamur ini yang penting adalah genus Aspergillus dan Penicillium. Jamur
ini umumnya dapat menghasilkan pigmen hitam, coklat, merah, dan hijau. Pigmen
tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis-jenis jamur tersebut. Jamur ini
umumnya dapat merombak bahan organik seperti kayu, buah, kulit, dan sisa-sisa
tanaman. Spesies seperti P. roqueforti dan P. camemberti dapat digunakan untuk
flavour (aroma). Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum untuk produksi
37 37
37 37

