Page 24 - ASPEK HUKUM RANGKAP JABATAN PADA KORPORASI DI INDONESIA
P. 24
B. Perkembangan Praktik Rangkap Jabatan Di
Indonesia
Kembali pada era awal kemerdekaan Indonesia, rangkap
jabatan ternyata sudah terjadi sejak pemerintahan Presiden
Soekarno. Pada saat itu, rangkap jabatan masih kerap terjadi
dalam sistem ketatanegaraan atau pada ruang lingkup
Pemerintahan dan Partai Politik. Hingga pada masa
kepemimpinan Joko Widodo mulai dari periode pertama dan
periode kedua saat ini, rangkap jabatan tidak hanya terbatas
dalam konstelasi Pemerintahan dan Partai Politik, namun
sudah memasuki ranah Perusahaan.
Salah satu praktik rangkap jabatan yang pernah terjadi
yakni rangkap jabatan yang terdapat dalam beberapa
maskapai Indonesia, diantaranya PT Garuda Indonesia Tbk
(“Garuda”), PT. Citilink Indonesia (“Citilink”), dan PT.
Sriwijaya Air (“Sriwijaya”). Diketahui pada tahun 2018,
Garuda melalui anak perusahaannya yaitu Citilink,
mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya dan Nam
Air yang direalisasikan melalui Kerja Sama Operasional
(KSO) antar Citilink, Sriwijaya, dan NAM Air. Pasca
kesepakatan atas KSO tersebut, berdasarkan hasil RUPS
Sriwijaya, terdapat rangkap jabatan yang terjadi, diantaranya:
1) I Gusti Ngurah Askhara menjabat sebagai Direktur Utama
PT. Garuda Indonesia Tbk sekaligus sebagai Komisaris
16

