Page 87 - BMP Pendidikan Agama Kristen
P. 87
73
Roh Kudus mempunyai sifat-sifat ilahi yang sama dengan Allah baik
sebelum dan sesudah penciptaan, dari kekal sampai kekal dan tidak dibatasi
65
oleh tempat dan waktu. Roh Kudus adalah pribadi yang menyatakan dan
menginsafkan orang percaya terhadap dosa serta memimpin orang percaya
dengan kuasa-Nya, sehingga orang percaya mengalami perjumpaan dengan
66
Allah secara pribadi.
Roh Kudus sebagai pribadi menyaksikan dan mengajarkan kebenaran-
kebenaran Allah sesuai dengan yang tertulis dalam 2 Timotius 3:16 dan
Yohanes 14:6. Untuk membuktikan bahwa Roh Kudus itu adalah benar-
benar seorang pribadi, berikut ini beberapa aspek dari pribadi Roh Kudus.
1. Memiliki Pikiran
Rasul Paulus menyatakan dalam Roma 8:27 bahwa Ia yang “menyelidiki
hati nurani, mengetahui pikiran Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan
kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang Kudus.” Berdasarkan ayat
di atas jelas bahwa Roh Kudus memiliki pikiran.
2. Memiliki Kehendak
Ketika Rasul Paulus sedang menyebutkan tentang pembagian
Sembilan karunia Roh Kudus dalam 1 Korintus 12:11, ia berkata, “Tetapi
semuanya dikerjakan oleh Roh Kudus yang satu dan yang sama, yang
memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti
yang dikehendaki-Nya.” Roh Kuduslah yang menentukan karunia-
karunia yang mana yang patut orang percaya miliki, dan Ia
membagikan beberapa karunia kepada setiap orang percaya seperti
yang dikehendaki-Nya.
3. Memiliki Perasaan
Rasul Paulus menuliskan suratnya kepada orang-orang percaya di
Efesus, “Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah
memeteraikan kamu menjelang hari penyelematan” (Ef. 4:30). Jika
orang percaya tidak menaati Tuhan dan melakukan hal-hal yang tidak
berkenan kepada-Nya, hal itu akan mendatangkan dukacita bagi Roh
Kudus.
65 Stephen Tong. Roh Kudus, Doa dan Kebangunan. (Surabaya: Momentum, 1995), 24.
66 P. J. Palmer. The Courage To Teach: Exploring The Inner Landscape Of A Teacher's Life.
(San Fransisco, CA: Jossey-Bass, 2005), 12-13.

