Page 118 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 118

calon emiten industri kehutanan harus memiliki sertifikat ecolabelling
                      (ramah lingkungan).
                    5) Khusus  calon  emiten  bidang  pertambangan  harus  memiliki  izin
                      pengelolaan yang masih berlaku minimal 15 tahun; memiliki minimal
                      1 kontrak karya atau kuasa penambangan atau Surat Izin Penambangan
                      Daerah; minimal salah satu Anggota Direksinya memiliki kemampuan
                      teknis dan pengalaman di Bidang pertambangan; calon emiten sudah
                      memiliki cadangan terbukti (proven deposit) atau yang setara.
                    6) Khusus  calon  emiten  yang  bidang  usahanya  memerlukan  izin
                      pengelolaan (seperti jalan tol, penguasaan hutan) harus memiliki izin
                      tersebut minimal 15 tahun.
                    7) Calon  emiten  yang  merupakan  anak  perusahaan  dan/atau  induk
                      perusahaan  dari  emiten  yang  sudah  tercatat  di  BEI  dimana  calon
                      emiten memberikan kontribusi pendapatan kepada emiten yang listing
                      tersebut  lebih  dari  50%  dari  pendapatan  konsolidasi,  tidak
                      diperkenankan tercatat di Bursa. (Persyaratan pencatatan awal  yang
                      berkaitan dengan hal finansial didasarkan pada laporan keuangan audit
                      terakhir sebelum mengajukan permohonan pencatatan).

                    1.5. Perusahaan Daerah Pasca Go Public


                        Setelah penawaran perdana saham ke publik terjual, ada beberapa hal
                    yang  harus  diperhatikan  oleh  emiten.  Termasuk  di  antaranya  adalah
                    aftermarket  support,  menjalin  hubungan  dan  komunikasi  dengan
                    komunitas investor, dan membuat laporan kegiatan kepada otoritas pasar
                    modal dan publik.

                        1.5.1  After-market Support

                              After  market  support  adalah  kegiatan-kegiatan  underwriter
                        untuk membantu meningkatkan harga saham. Setelah saham dilepas
                        ke  publik,  harganya  akan  di  monitor,  khususnya  pada  minggu-
                        minggu awal setelah penawaran perdana. Untuk menstabilkan pasar
                        dan  mencegah  harga  sahamnya  turun  di  bawah  harga  penawaran
                        perdana, underwriter biasanya menawar untuk membeli saham pada
                        tahap-tahap awal setelah ditawarkan ke umum, untuk memberikan
                        dukungan pasar. Dukungan ini penting agar harga saham tidak turun
                        setelah penjualan perdana.



                                                   94
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123