Page 123 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 123
5) Meningkatkan nilai perusahaan.
Bila perusahaan daerah menjadi perusahaan publik yang
sahamnya diperdagangkan di bursa, setiap saat dapat akan
memperoleh valuasi terhadap nilai perusahaan. Peningkatan
kinerja operasional dan kinerja keuangan, akan berpengaruh
pada harga saham di bursa.
2.2. Konsekuensi Negatif
Perusahaan daerah yang melakukan go public tidak hanya
mendapatkan manfaat dari proses tersebut, tetapi juga mesti siap
menerima konsekuensi negatifnya. Artikel “The Disadvantages Of Going
Public” (2009) dalam www.ehow.com merangkum beberapa pendapat
mengenai konsekuensi negatif atau kerugian dari aksi go public sebagai
berikut :
2.2.1 Berkurangnya Hak Kepemilikan dan Pertanggungjawaban Pada
Masyarakat menjadi meningkat (Responsibilitas)
Melalui aksi go public perusahaan menjual saham perusahaan yang
mewakili saham dalam kepemilikan perusahaan. Jumlah saham
perusahaan yang dijual akan bervariasi, tetapi jika lebih dari setengah
kepemilikan perusahaan dijual, maka para pemilik aslinya memiliki risiko
kehilangan kendali atas perusahaan. Misalnya, jika pemilik asli
menyimpan 20 persen saham perusahaan, maka individu atau kelompok
lain bisa membeli 51 persen dari saham lainnya sehingga mengendalikan
arah pengembangan perusahaan.
2.2.2 Wajib Mempublikasikan Laporan Keuangan (Transparansi)
Setelah melakukan aksi go public perusahaan diwajibkan merilis
laporan keuangannya kepada publik. Dengan kata lain, perusahaan yang
go publik tidak bisa lagi menyimpan banyak data keuangan rahasia.
Menurut ketentuan Undang-Undang Pasar Modal Indonesia, setiap
perusahaan publik wajib merilis laporan keuangannya minimal melalui
dua surat kabar nasional. Kewajiban mengungkapkan laporan keuangan
dibuat untuk melindungi kepentingan investor.
99

