Page 212 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 212
Ayat 4 : Rapat umum pemegang saham, yang selanjutnya disebut RUPS,
adalah Organ Perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak
diberikan kepada direksi atau Dewan Komisaris dalam batas yang
ditentukan dalam Undang-Undang ini dan / atau anggaran dasar.
Ayat 5 : Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung
jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan
Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan serta
mewakili perseroan, baik di dalam maupun diluar pengadilan sesuai
dengan ketentuan anggaran dasar.
Ayat 6 : Dewan Komisaris adalah Organ Perseroan yang bertugas melakukan
pengawasan secara umum dan atau khusus sesuai dengan anggaran
dasar serta memberi nasehat kepada direksi.
Secara spesifik, wewenang, tugas dan tanggung jawab ketiga organ ini
dapat diringkas sebagai berikut :
1) RUPS
a. Menyetujui dan menetapkan Anggaran Dasar Perusahaan (Pasal 19
Ayat 1).
b. Menyetujui pembelian kembali dan pengalihan saham Perseroan
(Pasal 38 ayat 1)
c. Menyetujui Penambahan dan pengurangan modal Perseroan (Pasal
41 ayat 1 dan Pasal 44 ayat 1)
d. Menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan termasuk laporan
keuangan Direksi serta laporan tugas pengawasan Komisaris (Pasal
69)
e. Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih, penyisihan
cadangan dan dividen, serta dividen interim (Pasal 71 dan Pasal 72)
f. Menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan atau
pemisahan, pengajuan pailit, perpanjang jangka waktu berdirinya,
dan pembubaran perseroan (Pasal 89)
g. Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi dan
Komisaris (Pasal 94 dan Pasal 111).
h. Menetapkan besarnya gaji dan tunjangan anggota Direksi dan
Komisaris (Pasal 96 dan Pasal 113).
188

