Page 332 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 332
Penarikan dana dari rekening giro dapat dilakukan setiap waktu. Adapun
sarana yang digunakan dalam melakukan penarikan yaitu :
a. Cek. Cek merupakan surat perintah dari nasabah ditujukan pada bank
untuk membayar kepada pihak yang tertulis namanya di dalam cek. Cek
dibagi dalam beberapa jenis :
1) Cek atas nama. Cek yang diterbitkan atas nama orang atau badan
tertentu, nama dan nomor rekening orang tersebut tertera dalam cek.
2) Cek atas unjuk. Cek yang tidak tertera nama seseorang atau badan
tertentu di dalam cek, di dalam cek hanya tertera nilai nominal
tertentu yang hendak dicairkan.
3) Cek silang/cek pemindahanbukuan. Dalam cek tersebut tertera tanda
silang di pojok kiri atas, yang bermakna hanya bisa dipindah
bukukan.
4) Cek kosong. Cek yang tidak memiliki dana cukup atau kurang dari
dana yang akan dicairkan oleh si pemegang cek. Dalam persyaratan,
apabila pembayaran menggunakan cek kosong dilakukan maksimal
tiga kali maka si pemilik cek dapat terkena black list atau daftar hitam
oleh Bank Indonesia, yang kemudian akan diumumkan ke seluruh
bank yang ada di Indonesia agar yang bersangkutan tidak dapat
melakukan transaksi dengan semua bank di Indonesia. Namun, jika
tidak memiliki unsur kesengajaan Bank bisa memberikan fasilitas
overdraft.
5) Agar nasabah tidak masuk ke dalam Black List.
b. Bilyet Giro. Bilyet giro adalah surat perintah dari nasabah kepada bank
untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan
kepada pihak penerima yang tertera namanya dalam bilyet giro tersebut.
3). Tabungan
Undang-undang Perbankan Nomor 10 tahun 1998 mendefinisikan
tabungan sebagai simpanan yang jumlah penarikannya dilakukan menurut
syarat-syarat tertentu yang telah disepakati. Adapun sarana yang digunakan
dalam mencairkan dana yang tersimpan didalam tabungan antara lain :
308

