Page 35 - Majalah Aceh TRANSit Edisi Khusus KMP Aceh Hebat
P. 35
FOKUS UTAMA KUPHI BEUNGOH
Rooftop
Bersantai di Atas Lautan Luas
Para calon penumpang dengan tertib
mengantri untuk mendapatkan tiket
di loket ASDP Pelabuhan Ulee Lheue
Banda Aceh, pada 3 April 2021. Misqul Syakirah Irfan Fuadi
L angit berwarna biru cerah laut dengan semilir anginnya membawa air hujan. Namun, air hujan akan turun
bermotifkan
gumpalan
menuju ke dek bawah melalui saluran
aromanya segar yang bercampur bau
awan
keabu-abuan, gelombang laut garam yang sangat khas dari atas KMP. pembuang yang berada di empat titik.
berderetan mengikuti arah angin Aceh Hebat. Ironinya, saat sampah dibuang dengan
seraya menciptakan bulir kristal dari semena-mena tanpa rasa peka dan
tempias sinar surya. Semilir angin Geladak atas KMP. Aceh Hebat yang peduli, sampah pun akan ikut terseret
menyeka ujung pakaian yang dikenakan didesain khusus dengan konstruksi ke saluran tersebut. Mungkin, kita sering
sang penjelajah di atas kapal laut. Si terbuka yang terletak pada lantai atas kali menyepelekan sehelai sampah.
penjelajah menjadikan Sabang, Pulau kapal. Dari sini, penumpang kapal dapat Misalkan saja, puntung rokok yang
Banyak, dan Simeulue sebagai destinasi menikmati riak gelombang dari putaran- dibuang sembarang, tergerus air hujan
yang wajib dikunjungi pada kesempatan putaran baling-baling yang menyeruak mengalir ke saluran. Dan apa yang
kali ini. Sebuah pulau yang eksotis nan ke permukaan. Sekaligus, menyaksikan akan terjadi? Sampah akan menyumbat
indah di ujung Pulau Sumatera menjadi buritan kapal yang mulai menjauh dari saluran dan menyebabkan genangan air
tempat wisata andalan, apalagi penikmat daratan. Jajaran pepohonan hijau dan hujan yang turun deras menjadi lebih
gunung dan pantai. bukit barisan tampak indah tergambar banyak dan meninggi.
dari geladak ini. Pantulan sinar matahari
Dari sebuah geladak atas kapal, kalau dengan tepisan angin sepoi menambah Demi kenyamanan bersama, sampah
bahasa milenialnya disebut rooftop, kehangatan pelayaran kala itu. menjadi tanggung jawab kita bersama,
menjadi tempat populer untuk satu sampah akan membawa malapetaka
menikmati sebuah pemandangan Namun, jika hujan mengguyur sekaligus bagi kita juga. Bersama-sama kita
penyesuaian tarif demi optimalnya dengan yang tertuang dalam lampiran dari atas sebuah bangunan dengan angin menerpa, bagian ini akan terkena menjaga kebersihan, membuang sampah
pelayanan jasa penyeberangan.” Peraturan Gubernur. Lebih lanjut ia sebagiannya saja yang tertutupi atap. tempias hujan. Para penumpang akan pada tempatnya. Bersih tempat, nyaman
imbuhnya. menyampaikan, idealnya tarif tersebut Seperti momen menikmati panorama basah diterpa gerimis dan lantai tersapu beraktivitas. (*)
2015 yang berarti tarif angkutan biasanya mengalami penyesuaian antara
penyeberangan di Aceh telah mengalami Setelah pembahasan yang dilakukan 2 s.d. 4 tahun sekali yang kenaikannya
dua kali perubahan sejak pertama kali oleh Dinas Perhubungan Aceh, PT. berkisar antara 20-25 persen termasuk
ditetapkan. ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda asuransi. Kecilnya persentase kenaikan
Aceh, PT. ASDP Indonesia Ferry tarif ini disebabkan oleh berbagai faktor
Proses pengajuan penyesuaian tarif Cabang Aceh Singkil, Asuransi Jasa dan pertimbangan seperti aspek sosial
diajukan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry Raharja serta akademisi selesai dan ekonomi masyarakat setempat.
kepada Dinas Perhubungan Aceh pada persyaratan dinyatakan lengkap, maka
trimester terakhir 2018. Namun, kala Dinas Perhubungan Aceh mengajukan Setelah penyesuaian tarif resmi
itu belum tercapai titik temu antara draf peraturan penyesuaian tarif kepada ditetapkan, tugas selanjutnya ialah
pemerintah dengan badan usaha gubernur untuk kemudian diundangkan mensosialisasikannya kepada masyarakat
sehingga pembahasan sempat tertunda pada November 2019, sekitar satu pengguna jasa. Perlu usaha yang serius
hingga Agustus 2019. Pertimbangan tahun sebelum KMP Aceh Hebat resmi agar tidak terjadi ketimpangan informasi
kenaikan tarif ini, menurut Syamsudin, beroperasi. dan gejolak sosial akibat penyesuaian
General Manager PT. ASDP Indonesia ini. “Kami berharap masyarakat dapat
Ferry Cabang Banda Aceh dikarenakan Syamsudin menambahkan, penyesuaian menerima penyesuaian tarif ini demi
biaya produksi tiap SUP semakin tinggi, tarif ini membuat tarif angkutan optimalnya pelayanan operasional Kondisi penumpang menikmati suasana senja di
“Naiknya biaya produksi operasional kapal penyeberangan di Aceh mengalami angkutan penyeberangan di Aceh, area terbuka/rooftop saat pelayaran dari Pulau
mengharuskan kami untuk melakukan kenaikan yang berkisar antara 10 s.d. tuturnya”. (*) Banyak menuju Singkil pada 20 Mei 2021.
12 persen termasuk asuransi sesuai
34 ACEH TRANSIT ACEH TRANSIT 35

