Page 36 - Majalah Aceh TRANSit Edisi Khusus KMP Aceh Hebat
P. 36
TOKOH TOKOH
Penumpang Tidur Nyenyak
Selama Berlayar
Pelayaran Calang-Sinabang Membutuhkan Waktu 14 Jam
Muarrief Rahmat Najian Haly
P enumpang yang pernah badai, kita menghindar dari alun ombak kebanggaan rakyat aceh ini dibuat dengan
teknologi canggih terbaru menggunakan
menyeberang dari Ulee Lheue,
besar. Sehingga kita berlayar zig zag
Banda Aceh menuju Balohan, mencari jalur yang aman. Alhamdulillah double engine mitsubishi yang mampu
Sabang, tentu mengenal Capt. bisa kita atasi.” sambungnya. menghasilkan kecepatan tempuh
Muhammad Noer. Dialah nahkoda KMP. maksimum 14,3 knot (sekitar 26,5
BRR selama 12 tahun. Kini, ia diberi Secara rutin, pihaknya selalu km/jam). Selain itu, dilengkapi dengan
kepercayaan baru menahkodai KMP. berkoordinasi dengan Badan Automatic Identification Sysem (AIS) /
Aceh Hebat 1. Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Sistem Pelacakan Otomatis, memiliki dek
(BMKG) Aceh guna memantau intensitas Kendaraan dengan 2 lantai bersistem
Calang, Aceh Jaya memiliki pesona gelombang Pantai Barat Selatan Aceh. hidrolik, rampdoor depan dengan sistem
keindahan alam yang luar biasa. “Alam tak bisa kita lawan. Jika cuaca buruk teknologi bow visor dengan pintu hidrolik
Seperti terlihat di Pelabuhan Calang dan ekstrem, kita tunda berlayar. Selama yang dapat terbuka 90 derajat untuk
yang menjadi tempat Capt. M. Noer ini pernah dua kali kita tunda berlayar. memberikan jarak pandang maksimum
menyandarkan KMP. Aceh Hebat 1 Jadinya, kita selalu menginformasikan bagi nahkoda ketika sandar.
yang kini telah tepat 100 hari berlayar kepada penumpang baik di pelabuhan
menyusuri lautan barat Aceh. maupun media sosial.” Selain sebagai lintasan perintis sekaligus
prioritas daerah, perannya membantu
Sayup terdengar suara petugas Capt. M. Noer dan ABK merasakan distribusi logistik maupun penyeberangan
pelabuhan menginformasikan kepada kendala saat bersandar di Pelabuhan penumpang lebih cepat sampai ke
masyarakat bahwa KMP. Aceh Hebat Calang. Walaupun karakteristiknya Sinabang sangat dirasakan masyarakat.
1 akan segera berlayar. Rampdoor berupa teluk, tetapi alun lautnya “Dari sektor bisnis menguntungkan
diturunkan dan penumpang menaiki membuat kapal sering berbenturan pebisnis yang mengangkut hasil komiditi
kapal ini seraya diikuti mobil pribadi, truk dengan fender di dermaga. Ia berharap, Simeulue diantaranya sektor perikanan
logistik, hingga petugas medis pembawa agar pemerintah menyiapkan pelabuhan dan perkebunan menuju Calang. Begitu
“Kapal ini sudah vaksin Covid-19 ke Pulau Simeulue. lain yang lebih tenang dan tersedianya pula sembako dari Calang menuju
dilengkapi dengan Capt. M. Noer bersyukur adanya kapal ini prasarana dan sarana pendukung Sinabang.”
Automatic Identification sangat membantu masyarakat kepulauan sandaran kapal. Pada akhir wawancara di tengah
menuju Banda Aceh. “Jadinya masyarakat
System (AIS) / Sistem tidak menunggu-nunggu kapal yang akan Pada libur Idul Fitri 1442H lalu, laut Samudera Hindia, Capt. Noer
Pelacakan Otomatis dan ke Banda Aceh juga ke Simeulue. Sudah Noer menceritakan adanya lonjakan menceritakan kerinduannya dengan
penumpang yang menaiki KMP. Aceh
memiliki Dek Kendaraan ada kepastian jadwal,” ucapnya. Hebat 1. Rata-rata penumpang saat keluarga, dengan menebar senyum penuh
harap ia ingin sekali bisa segera dapat
dengan 2 lantai bersistem Pria asli Sabang ini bercerita bahwa itu didominasi mahasiswa, pedagang, mengambil cuti dan menikmati liburan
hidrolik.” ini kali pertama ia berlayar ke Pantai wisatawan, pekerja hingga sopir truk bersama keluarganya. “Ya kangenlah,
Barat-Selatan Aceh menahkodai kapal
logistik yang ingin merayakan momen
penyeberangan dengan jarak tempuh suci bersama keluarga. “Alhamdulillah sudah lama gak ketemu anak-anak dan
istri,” pungkasnya. Terakhir ia berpesan
Capt. Muhammad Noer terjauh selama 14 jam lamanya, untuk tidak ada antrian baik kendaraan maupun kepada penumpang agar tetap menjaga
Nahkoda KMP. Aceh Hebat 1 kenyamanan penumpang KMP. Aceh orang, kita bisa maksimum mengangkut kebersihan kapal ini.(*)
Hebat 1 memiliki tempat tidur masing- penumpang.” tambahnya.
masing.
Saat ditanyai perbedaan teknologi dengan
“Di tengah perjalanan, jika tiba-tiba ada kapal lainnya, Noer menyebut kapal
36 ACEH TRANSIT ACEH TRANSIT 37
36 ACEH TRANSIT

