Page 11 - Desa Aisandami
P. 11
TARIAN TRADISIONAL
Tari Sajojo
Tari Sajojo ini memiliki karakter yang fleksibel. Tidak adanya unsur
magis dan sakral membuat tari ini bebas ditampilkan dimana saja dan
tidak akan melanggar aturan adat. Tari ini bisa ditarikan oleh siapa
saja, dan tidak memiliki batasan genre, Musiknya juga meriah. Dan
karena fleksibel, tari ini bisa ditarikan dengan baju adat mana saja.
Tari Perang
Link video :
https://youtu.be/Z5KsnL6XXgY Tari ini menggambarkan kondisi Papua
https://youtu.be/SoPGwNJtZVc Barat yang beberapa masih hidup secara
Tari Selamat Datang bersuku. Masing - masing suku
mempertahankan keamanan dan
keutuhan suku. Tari ini menceritakan
Tari ini hampir sama dengan Sajojo. Hanya saja, tari ini dilakukan pada
saat pembukaan acara untuk menghormati tamu yang datang. Tari ini bagaimana para leluhur yang telah
bebas dilakukan oleh siapa saja dan tidak mengandung unsur magis berjuang dalam melindungi keutuhan
suatu kelompok/suku/golongan. Tari ini
atau sakral. Kostum yang digunakan adalah pakaian adat lengkap
dilakukan oleh pria dengan pakaian
dengan aksesorisnya, Penari pria biasannya mengenakan holim dan tradisional dan membawa atribut senjata.
Link video : membawa tifa/senjata. Sedangkan wanita menggunakan rok rumbai
https://youtu.be/1ITcdv5cLqY Link video :
https://youtu.be/-LbpPKmZ43g

