Page 20 - i Kadek Agus Pratistha emodul
P. 20
20
j) Makanannya tumbuhan dan daging hewan buruan
c. Homo
Manusia jenis homo lebih sempurna dari kedua jenis manusia pra aksara jika
dibandingkan dengan jenis manusia pra aksara meganthropus maupun pithecanthropus.
Hidup antara 25.000-40.000 tahun yang lalu. Secara fisik manusia pra aksara jenis homo
ini sudah lebih maju dan sempurnya karena sudah mirip dengan manusia modern
sekarang ini. Secara kualitatif, tingkat kecerdasannya sudah lebih tinggi karena sudah
mampu menggunakan alat-alat dari batu, tulang dan tanduk binatang. Contoh alat-alat
perkakas yang mereka gunakan dari batu berupa berbagai jenis kapak, alat-alat serpih
(flakes). Sedangkan alat dari tulang berupa alat penusuk (belati), ujung tombak, dan alat
pengorek ubi serta keladi. Di samping itu ada alat-alat berburu berupa mata tombak yang
terbuat dari tulang ikan pari. Adapun alat-alat yang terbuat dari tanduk berupa tanduk
menjangan atau rusa yang diruncingkan.
Untuk kemapuan berburu mereka sudah menganal alat untuk berburu agar lebih efektif
dan efesian. Seperti menggunakan mata panah, tombak dan pemukul. jenis kapak batu,
alat pelempar dari batu, alat perimbas dari tulang atau tanduk. Hasil buruan mereka di
bawa pulang untuk di kuliti dengan alat serpih. Seteah dikuliti lalu di bakar. Kemampuan
inilah yang merupakan teknologi memasak tingkat dasar yang mereka dikuasai.
Demikian juga dengan jenis umbi-umbian yang mereka makan juga sudah
dimasak/dibakar. Penguasaan api juga sudah mereka kuasai. Meskipun demikian,
manusia pra aksara jenis homo ini masih hidup berpindah - pindah (nomaden). Mereka
hidup berpindah bergantung pada persediaan makanan yang ditemukan didalam
sekitanya (food gathering). Adapun secara umum ciri-cirinya manusia homo adalah
sebagai berikut :
a) Sudah berdiri tegak dan cara berjalannya lebih sempurna.
b) Tinggi sekitar 130 -210 cm
c) Volume otaknya antara 1000 cc – 1200 cc.
d) muka tidak menonjol ke depan, otot tengkuk menyusut

