Page 15 - i Kadek Agus Pratistha emodul
P. 15

15



                anak-anak dan berfungsi sebagai alat tukar.Tempat-tempat ditemukannya benda-benda

                perhiasan, antara lain di Bogor, Malang, dan Bali.


               b)   Zaman Tembaga
               Indonesia  tidak  mengalami  zaman  tembaga.  Hal  ini  dibuktikan  dengan  tidak

                ditemukannya peninggalan-peninggalan benda tembaga purba di Indonesia.
               Setelah zaman perunggu, bangsa Indonesia langsung memasuki zaman besi.


               c)   Zaman Besi

               Kebudayaan  besi  banyak  menghasilkan  benda  yang  berupa  peralatan  hidup  dan
                senjata. Peralatan besi sangat jarang ditemukan. Hal ini karena besi mudah berkarat

                dan telah hancur ketika ditemukan. Pada zaman ini orang sudah dapat melebur besi dari

                bijinya untuk dituang menjadi alat-alat yang diperlukan. Teknik peleburan besi lebih sulit
                dari  teknik  peleburan  tembaga  maupun  perunggusebab  melebur  besi  membutuhkan

                panas  yang  sangat  tinggi,  yaitu  ±3500  °C..  Zaman  besi  menghasilkan  benda-benda
                peralatan    hidup    dan    senjata    seperti:   tombak,    mata     panah,    sabit,mata

                pisau,kapak,pedang dan  mata bajak. Benda-benda besi ditemukan di Bogor, Besuki,
                Punung Jawa Timur dan daerah Gunung Kidul Yogyakarta.


               Mata  tombak  ternyata  diciptakan  jauh  lebih  lama  daripada  yang  diduga.Alat  tersebut

                diciptakan sejak sekitar 500.000 tahun lalu, 200.000 tahun lebih tua dari dugaan. Hasil

                riset mengungkapkan,mata tombak dikembangkan untuk mengefektifkan fungsi tombak
                dalam membunuh.Spesies manusia neanderthals dan homo sapiens memiliki keahlian

                membuat mata tombak pada zaman berikutnya karena kemampuan yang diturunkan dari

                nenek moyang sebelumnya. Dari bentuk patahan dan pola kerusakan yang ada pada
                artefak, peneliti yakin bahwa mata tombak itu berasal dari masa 500.000 tahun lalu.


               Mata Panah memiliki fungsi ekonomi antara lain sebagai alat untuk menangkap ikan.
                Terbuat dari batu serpih, tulang, dan kemunginan besar juga kayu yang diruncing bagian

                ujungnya  dan  dibuat  bergerigi  pada  bagian  pinggirnya.Jadi  memiliki  bentuk  yang

                berbeda dengan mata panah untuk berburu.Banyak ditemukan di dalam gu-gua yang
                ada  di  daerah  patai  atau  sungai.  Mata  Sabit,  digunakan  untuk  menyabit  tumbuh-

                tumbuhan
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20