Page 676 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 676
'tetapi kita semua sekarang hampir enam bulan dari saat pengenalan Dekrit
Pendidikan Nomor Dua Puluh Empat. Kalau pertemuan pertama tidak ilegal,
semua yang terjadi sejak itu pasti ilegal.'
'Well,' kata Dumbledore sambil mengamatinya dengan ketertarikan sopan lewat
puncak jari-jarinya yang saling bertaut, 'tentu saja akan begitu, kalau mereka
memang meneruskan setelah Dekrit itu berlaku. Apakah Anda punya bukti
apapun bahwa pertemuan semacam ini berlanjut?'
Ketika Dumbledore berbicara, Harry mendengar bunyi gemerisik di belakangnya
dan mengira Kingsley membisikkan sesuatu. Dia juga bisa bersumpah bahwa dia
merasakan sesuatu bersentuhan dengan sisi tubuhnya, sesuatu yang lembut
seperti aliran udara atau sayap burung, tetapi ketika memandang ke bawah dia
tidak melihat apapun di sana.
'Bukti?' ulang Umbridge, dengan senyum mirip katak yang mengerikan itu.
'Tidakkah Anda mendengarkan, Dumbledore? Menurutmu kenapa Miss
Edgecombe ada di sini?'
'Oh, bisakah dia memberitahu kita tentang pertemuan selama enam bulan?' kata
Dumbledore sambil mengangkat kepalanya. 'Aku mendapat kesan bahwa dia
hanya melaporkan sebuah pertemuan malam ini.'
'Miss Edgecombe,' kata Umbridge seketika,' beritahu kami berapa lama
pertemuan-pertemuan ini telah berlangsung, sayang. Kau bisa hanya
mengangguk atau menggelengkan kepalamu. Aku yakin itu tidak akan membuat
bintik-bintiknya semakin parah. Apakah sudah berlangsung secara teratur selama
enam bulan terakhir ini?'
Harry merasakan jungkir balik yang mengerikan di perutnya. Ini dia, mereka
sudah mengenai bukti tak terbantah yang tidak akan bisa dikesampingkan
bahkan oleh Dumbledore.
'Anggukkan atau gelengkan kepalamu saja, sayang,' Umbridge berkata
membujuk kepada Marietta, 'ayolah, sekarang, itu tidak akan mengaktifkan
kembali kutukannya.'
Semua orang di ruangan itu sedang memandangi bagian atas wajah Marietta.
Hanya matanya yang tampak dari antara jubah yang ditarik ke atas dan poninya
yang keriting. Mungkin tipuan cahaya api, tapi matanya anehnya terlihat hampa.

