Page 726 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 726
benar minta maaf, Harry. Kukira kamu sudah selesai, jadi kubersihkan!'
Harry tidak bisa memaksa dirinya menjawab. Saat bel berdering, dia bergegas
keluar dari ruang bawah tanah tanpa pandangan sekilas ke belakang, dan
memastikan dia menemukan tempat duduk di antara Neville dan Seamus saat
makan siang sehingga Hermione tidak bisa mulai mengomel kepadanya tentang
menggunakan kantor Umbridge.
Dia berada dalam suasana hati yang begitu buruk pada saat dia sampai ke
Ramalan sehingga dia lupa sama sekali pada perjanjian karirnya dengan Profesor
McGonagall, hanya teringat saat Ron bertanya kepadanya kenapa dia tidak
berada di kantornya. Dia bergegas kembali ke atas dan tiba kehabisan napas,
hanya beberapa menit terlambat.
'Maaf, Profesor,' dia terengah-engah, selagi menutup pintu.'Saya lupa.'
'Tak masalah, Potter,' katanya dengan cepat, tetapi ketika dia berbicara,
seseorang lain mendengus di sudut. Harry memandang sekeliling.
Profesor Umbridge sedang duduk di sana, sebuah papan jepit ada di atas
lututnya, sebuah pita kecil berjumbai-jumbai mengitari lehernya dan senyum
kecil mengerikan di wajahnya.
'Duduklah, Potter,' kata Profesor McGonagall dengan pendek. Tangannya
bergetar sedikit ketika dia mengocok banyak pamflet yang mengotori mejanya.
Harry duduk memunggungi Umbridge dan berbuat sebisanya untuk berpura-pura
dia tidak bisa mendengar gesekan pena bulunya ke papan jepit.
'Well, Potter, pertemuan ini adalah untuk membicarakan gagasan-gagasan karir
apapun yang mungkin kamu miliki, dan untuk membantumu memutuskan
pelajaran mana yang harus kamu lanjutkan di tahun keenam dan ketujuh,' kata
Profesor McGonagall. 'Apakah kamu sudah punya pemikiran apapun tentang apa
yang ingin kamu lakukan setelah meninggalkan Hogwarts?'
'Er --' kata Harry.
Dia mendapati suara gesekan dari belakangnya sangat mengganggu.
'Ya?' Profesor McGonagall mendesak Harry.

