Page 737 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 737
'Bahkan Snape?' kata Harry.
'Well,' kata Lupin lambat-lambat, 'Snape itu kasus khusus. Maksudku, dia tidak
pernah ketinggalkan kesempatan untuk mengutuk James jadi kamu tidak benar-
benar bisa mengharap James menerima itu begitu saja, bukan?'
'Dan ibuku menerima hal itu?'
'Sejujurnya, dia tidak tahu terlalu banyak tentang hal itu,' kata Sirius. 'Maksudku,
James tidak membawa Snape pada kencan-kencan bersamanya dan
mengutuknya di depan dia, bukan?'
Sirius merengut kepada Harry, yang masih tampak tidak yakin.
'Lihat,' dia berkata, 'ayahmu adalah teman terbaik yang pernah kumiliki dan dia
orang yang baik. Banyak orang menjadi idiot pada usia lima belas. Dia tumbuh
meninggalkannya.'
'Yeah, OK,' kata Harry dengan berat. 'Aku hanya tidak pernah mengira aku akan
merasa prihatin kepada Snape.'
'Sekarang setelah kamu sebut,' kata Lupin, dengan lekuk lemah di antara alisnya,
'bagaimana Snape bereaksi saat dia mendapati kamu melihat semua ini?'
'Dia memberitahuku dia tidak akan pernah mengajariku Occlumency lagi,' kata
Harry tidak peduli, 'seperti itu sebuah kekecewaan be--'
'Dia APA?' teriak Sirius, mengakibatkan Harry terlompat dan menghirup
semulut penuh abu.
'Apakah kamu serius, Harry?' kata Lupin cepat-cepat. 'Dia berhenti memberikan
kamu pelajaran?'
'Yeah,' kata Harry, terkejut pada apa yang dianggapnya reaksi berlebihan. 'Tapi
tidak apa-apa, aku tidak peduli, agak melegakan seju--'
'Aku akan pergi ke sana untuk berbicara kepada Snape!' kata Sirius penuh
tenaga, dan dia benar-benar akan berdiri, tetapi Lupin merenggutnya turun lagi.
'Kalau ada yang akan memberitahu Snape itu adalah aku!' dia berkata dengan
tegas.

