Page 791 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 791
'PENGECUT!' teriak Hagrid; suaranya terbawa jelas hingga ke puncak menara,
dan beberapa lampu berkelap-kelip di bagian dalam kastil.
'PENGECUT SIALAN! RASAKAN ITU -- DAN ITU --'
'Oh astaga --' bisik Hermione.
Hagrid memberi dua pukulan besar pada para penyerangnya yang terdekat;
dinilai dari kejatuhan mereka yang segera, mereka terpukul hingga pingsan.
Harry melihat Hagrid membungkuk, dan mengira dia akhirnya dikalahkan
sebuah mantera. Tetapi, sebaliknya, saat berikutnya Hagrid berdiri lagi dengan
apa yang tampak seperti karung di punggungnya -- lalu Harry sadar bahwa tubuh
Fang yang lemah dipanggul di bahunya.
'Tangkap dia, tangkap dia!' jerit Umbridge, tetapi pembantunya yang tersisa
tampaknya sangat enggan masuk ke dalam jangkauan kepalan tangan Hagrid;
memang, dia sedang mundur begitu cepatnya sehingga dia tersandung salah satu
rekannya yang tidak sadar dan terjatuh. Hagrid telah berpaling dan mulai berlari
dengan Fang masih bergantung di sekeliling lehernya. Umbridge mengirikan
Mantera Pembeku terakhir mengejarnya tetapi meleset; dan Hagrid, sambil
berlari dengan kecepatan penuh menuju gerbang-gerbang di kejauhan,
menghilang dari ke dalam kegelapan.
Ada keheningan menggetaran selama beberapa menit ketika semua orang
menatap dengan mulut terbuka ke halaman. Lalu suara Profesor Tofty berkata
dengan lemah,
'Um ... lima menit lagi, semuanya.'
Walaupun dia hanya mengisi dua pertiga petanya, Harry putus asa ingin ujian itu
berakhir. Saat akhirnya terjadi dia, Ron dan Hermione menjejalkan paksa
teleskop mereka dengan sembarangan kembali ke tempatnya dan berlari
menuruni tangga spiral. Tak seorangpun dari para murid yang pergi tidur;
mereka semua berbicara keras-keras dan penuh semangat di kaki tangga tentang
apa yang telah mereka saksikan.
'Wanita jahat itu!' Hermione terengah-engah, tampaknya mengalami kesulitan
berbicara karena marah. 'Mencoba menyelinap pada Hagrid di malam buta!'
'Dia jelas ingin menghindari tontonan lain seperti Trelawney,' kata Ernie
Macmillan dengan bijaksana, sambil menjejalkan diri untuk bergabung dengan

