Page 796 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 796
Dan tak seorangpun dari Liechtenstein mau datang ...
Pikir, dia menyuruh dirinya sendiri, wajahnya di dalam tangannya, sementara di
sekelilingnya pena bulu menggoreskan jawaban tanpa henti dan pasir mengucur
melalui jam pasir di depan ...
Dia sedang berjalan menyusuri koridor gelap yang sejuk ke Departemen Misteri
lagi, berjalan dengan langkah tegas dan penuh tujuan, terkadang berlari, bertekad
untuk mencapai tujuannya pada akhirnya ... pintu hitam itu berayun membuka
untuknya seperti biasa, dan di sinilah dia di dalam ruangan melingkar dengan
banyak pintu ...
Lurus menyeberangi lantai batu dan melewati pintu kedua ... petak-petak cahaya
menari-nari di dinding dan lantai dan bunyi detik mekanis aneh itu, tetapi tak ada
waktu untuk menjelajah, dia harus bergegas ...
Dia berlari kecil beberapai kaki terakhir ke pintu ketiga, yang terayun membuka
persis seperti yang lainnya ...
Sekali lagi dia berada di dalam sebuah ruangan seukuran katedral yang penuh
dengan rak-rak dan bola-bola kaca ... jantungnya sekarang berdebar sangat cepat
...
dia akan sampai ke sana kali ini ... saat dia mencapai nomor sembilan puluh
tujuh dia berbelok ke kiri dan bergegas menyusuri lorong di antara dua baris ...
Tetapi ada sebuah bentuk di atas lantai di bagian terujung, sebuah bentuk hitam
yang sedang bergerak di atas lantai seperti seekor binatang yang terluka ... perut
Harry mengerut karena takut ... karena bersemangat ...
Sebuah suara keluar dari mulutnya sendiri, suara tinggi, dingin yang tak
memiliki kebaikan manusia ...
'Ambilkan untukku ... turunkan, sekarang ... aku tidak bisa menyentuhnya ... tapi
kamu bisa.'
Bentuk hitam di atas lantai bergerak sedikit. Harry melihat sebuah tangan putih
berjari panjang yang mengenggam sebuah tongkat naik di ujung lengannya
sendiri ...
mendengar suara tinggi, dingin yang berkata 'Crucio!'

