Page 804 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 804

menurutmu kenapa Dumbledore ingin mencegahku melihat hal-hal ini? Karena
               memang NYATA, Hermione -- Sirius terperangkap, aku sudah melihatnya.
               Voldemort menangkapnya, dan tak seorangpun yang tahu, dan itu berarti kita

               satu-satunya yang bisa menyelamatkannya, dan kalau kamu tidak mau
               melakukannya, baik, tapi aku akan pergi, paham? Dan kalau aku ingat dengan
               benar, kau tidak punya masalah dengan hal menyelamatkan orang-ku waktu
               kamu yang kuselamatkan dari Dementor, atau --' dia memberondong Ron '--
               waktu adikmu yang kuselamatkan dari Basilisk --'


               'Aku tak pernah bilang aku punya masalah!' kata Ron dengan panas.


               'Tapi Harry, kamu baru saja bilang,' kata Hermione dengan garang, 'Dumbledore
               mau kamu belajar menghalangi hal-hal ini dari pikiranmu, kalau kamu
               mengerjakan Occlumency dengan semestinya kamu tidak akan pernah melihat
               ini --'


               'KALAU KAUKIRA AKU AKAN BERTINDAK SEOLAH-


               OLAH AKU TIDAK MELIHAT --'

               'Sirius bilang kepadamu tak ada yang lebih penting daripada kamu belajar
               menutupp pikiranmu!'


               'WELL,


               KUDUGA DIA AKAN MENGATAKAN SESUATU YANG BERBEDA
               KALAU D


               IA TAHU APA YANG BARU SAJA AKU --'


               Pintu ruang kelas membuka. Harry, Ron dan Hermione berputar cepat. Ginny
               berjalan masuk, terlihat ingin tahu, diikuti dari dekat oleh Luna, yang seperti
               biasa tampak seolah-olah dia melintas masuk tanpa disengaja.


               'Hai,' kata Ginny dengan tidak yakin. 'Kami mengenali suara Harry. Apa yang
               sedang kamu teriakkan?'


               'Tak usah peduli,' kata Harry dengan kasar.


               Ginny mengangkat alisnya.


               'Tidak perlu berbicara dengan nada begitu kepadaku,' dia berkata dengan dingin,
   799   800   801   802   803   804   805   806   807   808   809