Page 799 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 799

'Saya perlu bertemu Profesor McGonagall,' Harry terengah-engah, napasnya

               merobek-robek paru-parunya. 'Sekarang ... penting!'

               'Beliau tidak ada di sini, Potter,' kata Madam Pomfrey dengan sedih. 'Beliau
               ditransfer ke St Mungo pagi ini. Empat Mantera Pembeku langsung ke dada

               pada usianya? Ajaib mereka tidak membunuhnya.'

               'Dia ... pergi?' kata Harry, terguncang.


               Bel berdering tepat di luar kamar asrama dan dia mendengar kegaduhan biasa
               dari murid-murid di kejauhan yang mulai membanjir keluar ke koridor-koridor
               di atas dan di bawahnya. Dia tetap tidak bergerak, sambil memandang Madam
               Pomfrey. Teror tumbuh di dalam dirinya.


               Tak seorangpun tertinggal untuk diberitahu. Dumbledore telah pergi, Hagrid
               telah pergi, tetapi dia selalu mengharapkan Profesor McGonagall akan berada di
               sana, lekas marah dan tidak luwes, mungkin, tetapi selalu dapat diandalkan

               kehadirannya ...

               'Aku tidak terkejut kamu terguncang, Potter,' kata Madam Pomfrey, dengan
               semacam persetujuan dashyat di wajahnya. 'Seolah-olah salah satu dari mereka

               akan bisa Membekukan Minerva McGonagall saat berhadapan langsung di
               bawah sinar matahari! Kepengecutan, itulah namanya ... kepengecutan yang
               patut dibenci ... kalau aku tidak kuatir apa yang akan terjadi dengan kalian para
               murid tanpa diriku, aku akan mengundurkan diri sebagai protes.'


               'Ya,' kata Harry dengan hampa.


               Dia berputar dan berjalan tak tentu arah dari sayap rumah sakit ke koridor yang
               penuh sesak di mana dia berdiri, dikelilingi kerumunan, rasa panik mengembang
               di dalam dirinya seperti gas beracun sehingga kepalanya berputar dan dia tidak
               bisa memikirkan apa yang harus dilakukan ...


               Ron dan Hermione, kata sebuah suara di dalam kepalanya.

               Dia berlari lagi, sambil mendorong murid-murid menyingkir dari jalannya, tak

               memperhatikan protes marah mereka. Dia berlari cepat kembali menuruni dua
               lantai dan berada di puncak tangga pualam ketika dia melihat mereka bergegas
               ke arahnya.


               'Harry!' kata Hermione seketika, sambil terlihat sangat ketakutan. 'Apa yang
   794   795   796   797   798   799   800   801   802   803   804