Page 810 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 810
'Kukira dia mungkin telah menambahkan pengamanan tambahan setelah Niffler
kedua itu.'
Mereka menarik lepas Jubah itu; Hermione bergegas ke jendela dan berdiri di
luar pandangan, sambil mengintip ke bawah ke halaman sekolah dengan
tongkatnya dikeluarkan. Harry berlari ke perapian, menyambar pot bubuk Floo
dan melemparkan sejumput ke dalam kisi, menyebabkan nyala api zamrud
timbul di sana. Dia berlutut cepat-cepat, memasukkan kepalanya ke dalam api
yang menari-nari dan berteriak,
'Grimmauld Place nomor dua belas!'
Kepalanya mulai berputar seolah-olah dia baru saja turun permainan di udara
walaupun lututnya terus tertahan di lantai kantor yang dingin. Dia terus
memicingkan matanya melawan abu yang berputar dan saat putarannya berhenti
dia membuka mata dan mendapati dirinya memandang ke dapur panjang yang
dingin dari Grimmauld Place.
Tak seorangpun ada di sana. Dia sudah menduga ini, namun belum siap
menghadapi gelombang campuran rasa ngeri dan panik yang tampaknya
meledak di perutnya saat melihat ruangan yang sepi itu.
'Sirius?' dia berteriak. 'Sirius, apakah kamu di sana?'
Suaranya menggema di ruangan itu, tetapi tidak ada jawaban kecuali bunyi decit
kecil di sebelah kanan api.
'Siapa di sana?' dia berseru, sambil bertanya-tanya apakah itu cuma seekor tikus.
Kreacher si peri-rumah bergerak pelan ke dalam pandangan. Dia terlihat sangat
senang tentang sesuatu, walaupun dia tampaknya baru saja mengalami luka
mengerikan di kedua tangannya, yang diperban berat.
'Kepala bocah Potter itu ada di dalam api,' Kreacher memberitahu dapur yang
kosong itu, sambil mencuri pandang aneh penuh kemenangan sembunyi-
sembunyi kepada Harry. 'Untuk apa dia datang, Kreacher ingin tahu?'
'Di mana Sirius, Kreacher?' Harry menuntut.
Peri-rumah itu tertawa kecil menciut-ciut.
'Tuan sudah keluar, Harry Potter.'

