Page 812 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 812
Tetapi sebelum dia bisa mengutarakan kutukan atau hinaan tunggal, Harry
merasakan rasa sakit hebat di puncak kepalanya; dia menghirup banyak abu dan,
sambil tercekik, mendapati dirinya diseret ke belakang melalui nyala api, sampai
mendadak dengan mengerikan dia sedang menatap ke wajah pucat lebwa
Profesor Umbridge yang telah menyeretnya ke belakang keluar dari api dan
sekarang sedang membengkokkan lehernya sejauh yang bisa dilakukan, seolah-
olah dia akan merobek tenggorokan Harry.
'Kau kira,' dia berbisik, sambil membengkokkan leher Harry ke belakang lebih
jauh lagi, sehingga dia sekarang memandang ke atas ke langit-langit, 'bahwa
setelah dua Niffler aku akan membiarkan satu lagi makhluk busuk pencari
sampah memasuki kantorku tanpa sepengetahuanku? Aku punya Mantera
Pendeteksi Tersembunyi ditempatkan di sekeliling ambang pintuku setelah yang
terakhir masuk, kau bocah bodoh. Ambil tongkatnya,' dia menghardik seseorang
yang tidak bisa dilihat, dan Harry merasa sebuah tangan meraba-raba di bagian
dalam kantong dada jubahnya dan mengeluarkan tongkat itu. 'Miliknya juga.'
Harry mendengar bunyi decit di dekat pintu dan tahu bahwa tongkat Hermione
juga baru saja diambil paksa darinya.
'Aku mau tahu kenapa kalian ada di dalam kantorku,' kata Umbridge, sambil
menggoyangkan kepalan yang mencengkeram rambut Harry sehingga dia
sempoyongan.
'Aku sedang -- mencoba mengambil Fireboltku!' Harry berkata dengan parau.
'Pembohong.' Dia mengguncangkan kepalanya lagi. 'Fireboltmu ada di bawah
penjagaan ketat di ruang bawah tanah, seperti yang kau tahu benar, Potter. Kamu
memasukkan kepalamu ke dalam apiku. Dengan siapa kamu berkomunikasi?'
'Tak seorangpun --' kata Harry, sambil mencoba menarik lepas darinya. Dia
merasakan beberapa rambutnya berpisah dari kepalanya.
'Pembohong!' teriak Umbridge. Dia melemparkannya menjauh dan Harry
terbanting ke meja tulis. Sekarang dia bisa melihat Hermione ditahan pada
dinding oleh Millicent Bulstrode. Malfoy sedang bersandar di ambang jendela,
sambil tersenyum menyeringai selagi dia melemparkan tongkat Harry ke udara
dengan satu tangan dan menangkapnya kembali.
Ada kegaduhan di luar dan beberapa anak Slytherin yang besar-besar masuk,
masing-masing sambil mencengkeram Ron, Ginny, Luna dan -- yang membuat
Harry bingung -- Neville, yang terperangkap dalam pegangan mencekik Crabbe

